ELASTISITAS PERMINTAAN TELUR KONSUMSI DI KECAMATAN TUREN

AZZIS FAHRURROZI, ABDUL (2007) ELASTISITAS PERMINTAAN TELUR KONSUMSI DI KECAMATAN TUREN. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ELASTISITAS_PERMINTAAN_TELUR_KONSUMSI_DI_KECAMATAN_TUREN.pdf

Download (80kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2005 sampai dengan tanggal 18 November 2005, yang dilaksanakan di Kecamatan Turen Kabupaten Malang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui elastisitas permintaan pada komoditas telur ayam kampung, telur ayam ras dan telur puyuh yang terjadi di Kecamatan Turen. Kegunaan dari penelitian ini adalah sebagai bahan informasi dalam mengambil langkah – langkah bisnis akibat dari elastisitas permintaan pada komoditas telur ayam kampung, telur ayam ras dan telur puyuh di Kecamatan Turen. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah data permintaan telur konsumsi di Kecamatan Turen yang meliputi telur ayam kampung, telur ayam ras dan telur puyuh. Data permintaan telur konsumsi diperoleh dari 2 penjual sebagai responden. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Data yang dikumpulkan meliputi data harga dan penjualan telur konsumsi selama 1 bulan. Hasil dari penelitian ini adalah pada komoditas telur ayam kampung memiliki harga rata – rata Rp. 14.900,- perkilogram. Tingkat permintaan masyarakat terhadap telur ayam kampung relatif rendah yaitu 2,73 kg perharinya. Elastisitas permintaan telur ayam kampung adalah -0,00001716 yang berarti diklasifikasikan sebagai permintaan inelastis dimana perubahan harga mengarah pada perubahan yang kurang dari proporsional dalam jumlah yang diminta. Pada komoditas telur ayam ras, harga rata – rata telur ayam ras yaitu Rp. 7700,- dengan tingkat permintaan rata – rata 13,7 kg perhari. Tingkat permintaan pada komoditas telur ayam ras sangat jauh lebih tinggi dibanding dengan tingkat permintaan pada komoditas telur konsumsi lainnya. Terjadinya kenaikan harga diikuti peningkatan permintaan pada komoditas telur ayam ras dengan elastisitas permintaan 0,003657 berarti terjadi penyimpangan hukum permintaan sehingga tidak dapat diklasifikasikan kedalam 3 kisaran elastisitas permintaan. Pada komoditas telur puyuh, harga rata – rata telur puyuh adalah Rp. 10.900,-/kg dengan permintaan rata – rata 4,1 kg perhari. Elastisitas permintaan telur puyuh sebesar -0,00007943 sehingga termasuk dalam kisaran permintaan inelastis. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah terjadinya permintaan inelastis pada komoditas telur ayam kampung. Pada komoditas telur ayam ras, tidak dapat diklasifikasikan ke 3 kisaran elastisitas permintaan karena tidak sesuai dengan hukum permintaan. Sedangkan pada komoditas telur puyuh diklasifikasikan sebagai permintaan inelastis. Saran yang dapat diberikan adalah produsen telur konsumsi seharusnya dapat lebih memanfaatkan prospek yang menguntungkan pada komoditas telur konsumsi, khususnya telur ayam ras di Kecamatan Turen dengan lebih memperluas segmen pasarnya ke beberapa wilayah yang kurang tersedia stok telur konsumsinya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Animal Industrial Technology
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 03 May 2012 06:04
Last Modified: 03 May 2012 06:04
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/4087

Actions (login required)

View Item View Item