UMM Institutional Repository

PENGARUH VARIASI ELEKTRODA PADA LAS FCAW TERHADAP DISTORSI DAN SIFAT MEKANIK PADA BAJA KARBON A36

NURBIANTORO, DEDDY (2017) PENGARUH VARIASI ELEKTRODA PADA LAS FCAW TERHADAP DISTORSI DAN SIFAT MEKANIK PADA BAJA KARBON A36. Undergraduate (S1) thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-deddynurbi-47884-1-pendahul-n.pdf

Download (885kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-deddynurbi-47884-2-bab1.pdf

Download (313kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-deddynurbi-47884-3-babii.pdf

Download (713kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-deddynurbi-47884-4-babiii.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pengelasan Flux Cored Act Welding (FCAW) selama ini memiliki sifat mekanik yang baik dalam penyambungan plat. Hasil pengelasan dapat dipengaruhi oleh kualitas elektroda, masukan panas dan perlakuan setelah pengelasan. Elektroda memegang peran penting terutama pada kandungan fluks. Namun beberapa permasalahan yang sering muncul adalah terjadinya distorsi yang berpengaruh terhadap bentuk dan dimensi. Selain itu kekerasan dan kekuatan tarik yang tidak merata di sepanjang sanbungan akibat elektroda yang digunakan tidak sesuai kebutuhan. Elektroda yang digunakan adalah AWS A5.18 ER 70 S - G dan E 71 T 1C yang akan diaplikasikan pada plat baja karbon rendah A36 dengan parameter yang sama supaya dapat dianalisa hasil yang paling optimal dari pengujian distorsi dan sifat mekanik. Plat baja sebanyak 6 (enam) buah dengan ukuran 400 x 100 x 5 mm diberi kampuh 45o dan dilas titik pada dua plat yang akan dilas. Pengelasan dilakukan semi otomatis dengan menggunakan elektroda E 71T-1C dan ER 70 S - G pada kecepatan 7 mm/s. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan antara penggunaan jenis elektroda ER 70 S - G dan E 71 T 1C. Elektroda ER 70 S-G memiliki distorsi lebih baik, yaitu sebesar 2,02 mm. Hasil ini bertolak belakang dari hasil kekuatan tarik, dimana kekuatan tarik maximum terbaik didapat dari elektroda E 71 T 1C sebesar 364,327 MPa pada tegangan luluh 215,269 MPa. Nilai kekerasan yang optimal pada welding zone dihasilkan dari elektroda E 71 T 1C sebesar 57,81 VHN begitupun pada kekerasan didaerah haz yaitu sebesar 46,55 sedangkan pada base metal kekerasan tertinggi dimiliki pada elektroda ER 70 S-G sebesar 43,52 VHN

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Student ID: 201210120311030
Keywords: Baja Karbon Rendah, Distorsi, FCAW, Uji Kekerasan, Uji Tarik
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Mechanical Engineering (21201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 22 Nov 2018 03:38
Last Modified: 22 Nov 2018 03:38
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/40553

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo