UMM Institutional Repository

STUDI KEKERABATAN FENETIK TANAMAN KRISAN (CHRYSANTHEMUM) DENGAN METODE TAKSIMETRI DI KELOMPOK TANI KRISAN MULYOJOYO KOTA WISATA BATU SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI

SA’IDIYYAH, NURUS (2018) STUDI KEKERABATAN FENETIK TANAMAN KRISAN (CHRYSANTHEMUM) DENGAN METODE TAKSIMETRI DI KELOMPOK TANI KRISAN MULYOJOYO KOTA WISATA BATU SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI. Undergraduate (S1) thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-nurussaidi-52410-1-pendahul-n.pdf

Download (682kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-nurussaidi-52410-2-babi.pdf

Download (315kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-nurussaidi-52410-3-babii.pdf

Download (505kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-nurussaidi-52410-4-babiii.pdf

Download (850kB) | Preview

Abstract

Tanaman krisan (Chrysanthemum) merupakan jenis tanaman hias penghasil bunga potong yang sangat populer di Indonesia. Krisan dikenal sebagai tanaman hari pendek (short day plant) yang membutuhkan lama penyinaran kurang dari 14,5 jam untuk pembungaan. Pada saat ini krisan telah ditanam luas di berbagai sentra produksi di Indonesia termasuk Malang, Jawa Timur. Berdasarkan jumlah bunga yang dipelihara pada satu tangkai, bunga krisan dapat dibagi menjadi dua tipe, yaitu tipe spray dan tipe standar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan kekerabatan spesies tanaman krisan berdasarkan ciri-ciri morfologi yang ada. Spesies yang diteliti terdiri dari Chrysanthemum indicum varietas fiji (kuning, putih, pink), Chrysanthemum daisy varietas stroika, Chrysanthemum leuchanthemum varietas puma (putih, kuning, pink, coklat, ungu), Chrysanthemum frustescens varietas grand (putih, orange, salem), Chrysanthemum segetum varietas puspita nusantara, dan Chrysanthemum macrophyllum varietas pongping. Semua sampel diambil di Kelompok Tani Krisan Mulyojoyo Kota Wisata Batu. Berdasarkan 31 ciri morfologi yang telah diamati terdapat 7 ciri pembeda atau spesifik yang berpengaruh dalam menentukan hubungan kekerabatan dari masing-masing spesies tersebut. Ketujuh ciri pembeda tersebut yaitu diantaranya jumlah bunga, bentuk kelopak, warna mahkota bunga, jumlah benang sari, bentuk kepala sari, duduk kepala sari dan bagian bunga. Hasil dari pengamatan ciri morfologi kemudian dianalisis menggunakan program SPSS 22 berdasarkan metode taksimetri. Metode taksimetri adalah metode yang digunakan untuk mengetahui suatu hubungan kekerabatan antara dua takson tumbuhan dengan menggunakan analisis koefisien asosiasi, analisis kelompok, dan diskriminasi. Berdasarkan koefisien asosiasi diperoleh nilai tertinggi 1000 yang dimiliki oleh varietas fiji kuning dan fiji putih. Selanjutnya dari hasil analisis kelompok diperoleh 2 kelompok besar yang digambarkan dalam bentuk diagram dendogram yaitu kelompok 1 terdiri atas fiji kuning, fiji putih, Fiji pink, puma putih, puma kuning, puma pink, puma coklat, puma ungu dan pongpink. Sedangkan kelompok 2 terdiri atas varietas stroika, grand putih, grand orange, grand salem dan puspita nusantara.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Student ID: 201310070311088
Keywords: Chrysanthemum, metode taksimetri, koefisien asosiasi, analisis kelompok, diskriminasi.
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education (84205)
Depositing User: Sulistyaningsih Sulistyaningsih
Date Deposited: 13 Oct 2018 02:34
Last Modified: 13 Oct 2018 02:34
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/37897

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo