UMM Institutional Repository

TINJAUAN NORMATIF TERHADAP ADANYA POTENSI TINDAK PIDANA DALAM PELANGGARAN ATURAN SEPAK BOLA YANG MENIMBULKAN AKIBAT LUKA BERAT ATAU HILANGNYA NYAWA

ADISUSENO, MUHAMMAD RAKHA RIAN (2017) TINJAUAN NORMATIF TERHADAP ADANYA POTENSI TINDAK PIDANA DALAM PELANGGARAN ATURAN SEPAK BOLA YANG MENIMBULKAN AKIBAT LUKA BERAT ATAU HILANGNYA NYAWA. Bachelors Degree (S1) thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-muhammadra-48574-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-muhammadra-48574-2-babi.pdf

Download (568kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-muhammadra-48574-3-babii.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-muhammadra-48574-4-babiii.pdf

Download (524kB) | Preview

Abstract

Sepakbola adalah salah satu olahraga yang tidak bisa dihindari dari terjadinya kontak fisik. Hal ini menyebabkan seringnya terjadi tindak kekerasan di sebuah pertandingan sepakbola. Cedera ringan hingga meninggal dunia merupakan akibat dari tindak kekerasan terhadap lawan yang sudah pernah terjadi di Indonesia. Kasus meninggalnya pemain sepakbola contoh akibat dari tindak kekerasan yang terjadi di persepakbolaan Indonesia. Tujuan dari penulisan ini untuk menganalisa batasan tindak kekerasan dalam sepakbola masih termasuk pelanggaran disiplin ataukah tindak pidana. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif. Kekerasan yang terjadi di lapangan sepakbola dianggap masih menjadi wewenang PSSI yang didasarkan pada statutanya. Beberapa pasal bisa menjadi dasar bilamana unsur pidana lebih dominan. Dalam pelanggaran sepakbola yang diluar batas wajar permainan sepakbola, sudah memenuhi unsur dari pasal 354 KUHP tentang penganiayaan dan juga pasal 359 KUHP tentang kealpaan. Statuta PSSI pada pasal 70 menyatakan bahwa PSSI memiliki yurisdiksi hukum sendiri terkait penyelesaian perkara dalam persepakbolaan di Indonesia, karena itu statuta PSSI melarang setiap perkara dalam sepakbola diajukan ke pengadilan negeri. Hal ini menjadi rancu ketika kedudukan PSSI sebagai badan hukum menolak semua perkara sepakbola diselesaikan di pengadilan negeri, sedangkan dalam pasal 2 KUHP semua kejahatan atau tindak pidana yang terjadi di Indonesia merupakan wewenang hukum pidana nasional. Kesimpulannya ialah subyek tindak pidana ialah manusia dan korporasi, dalam hal ini PSSI adalah organisasi yang berbadan hukum. Hukum pidana harus melihat kasus ini sebagai indikator dalam pengelompokkan tindakan kekerasan yang terjadi di lapangan olahraga antara mana itu pelanggaran disiplin dan mana yang sudah memenuhi unsur tindak pidana.

Item Type: Thesis (Bachelors Degree (S1))
Student ID: 201310110311390
Keywords: unsur pidana dalam pelanggaran permainan sepakbola, kematian pemain sepakbola, kekerasan dalam sepakbola, statuta PSSI
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law (74201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 09 Oct 2018 06:21
Last Modified: 09 Oct 2018 06:21
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/37817

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo