UMM Institutional Repository

STUDI KOMPARATIF PUTUSAN PENGADILAN NEGERI No.203/Pdt.G/2001/PN.Mlg DAN PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG No.2332K/Pdt/2003 DALAM PERKARA WARIS

MOH YUSUF HR, MOH YUSUF HR (2017) STUDI KOMPARATIF PUTUSAN PENGADILAN NEGERI No.203/Pdt.G/2001/PN.Mlg DAN PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG No.2332K/Pdt/2003 DALAM PERKARA WARIS. Bachelors Degree (S1) thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-mohyusufhr-50193-1-pendahul-n.pdf

Download (466kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-mohyusufhr-50193-2-babi.pdf

Download (842kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-mohyusufhr-50193-3-babii.pdf

Download (416kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-mohyusufhr-50193-4-babiii.pdf

Download (367kB) | Preview

Abstract

Het recht hinkt achter de feiten aan, artinya hukum dengan terpontang-panting mengikuti peristiwanya dari belakang. Norma hukum harus senantiasa ditafsirkan dikarenakan bisa terjadi normanya sudah jelas, kadang kabur, saling bertentangan, ketinggalan zaman bahkan dirasakan tidak adil sebagaimana Putusan Pengadilan Negeri Nomor. 203/Pdt.G/2001/PN.Mlg. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimanakah pemenuhan aspek kepastian, kemanfaatan dan keadilan hukum dalam Putusan Pengadilan Negeri Nomor. 203/Pdt.G/2001/PN.Mlg serta Putusan Mahkamah Agung Nomor. 2332K/Pdt/2003. Penelitian hukum normatif ini menggunakan pendekatan tujuan hukum. Bahan hukum primer diperoleh dari peraturan perundangan, putusan hakim dan bahan hukum sekunder diperoleh dari publikasi yang bukan merupakan dokumen resmi seperti buku dan jurnal. Teknik pengumpulan bahan hukum berupa studi kepustakaan dan dianalisa secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yaitu berdasarkan aspek kepastian, aspek kemanfatan dan aspek keadilan hukum, Putusan Pengadilan Negeri Nomor. 203/Pdt.G/2001/PN.Mlg tidak mencerminkan ketiga aspek tersebut dikarenakan tidak memperhatikan dan mempertimbangkan bukti dan fakta-fakta dalam persidangan, dalam hal ini Pengadilan Negeri tidak memperhatikan dan mempertimbangkan Undang-undang Nomor 1 tahun 1974 terkait sahnya Perkawinan, syarat formil sahnya gugatan yang diatur dalam ketentuan pasal 118 ayat (1) HIR tentang penggabungan dua gugatan yang seharusnya berdiri sendiri-sendiri, serta bukti dari Para Tergugat yang membuktikan bahwa obyek sengketa bukan warisan dari Van Der Plas melainkan dari hasil jual beli antara Soeratman dengan masing-masing orang bernama Srie dan Sarmi. Sebaliknya, Putusan Mahkamah Agung Nomor. 2332K/Pdt/2003 telah mencerminkan ketiga aspek tersebut yakni aspek kepastian, kemanfaatan dan keadilan hukum dikarenakan telah memperhatikan dan mempertimbangkan bukti dan fakta-fakta dalam persidangan.

Item Type: Thesis (Bachelors Degree (S1))
Student ID: 201210110311293
Keywords: Kepastian hukum, kemanfaatan hukum, keadilan hukum, Putusan Pengadilan.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law (74201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 06 Oct 2018 03:03
Last Modified: 06 Oct 2018 03:03
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/37749

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo