UMM Institutional Repository

PENETAPAN HAK HADHANAH KEPADA BAPAK BAGI ANAK YANG BELUM MUMAYYIZ TERHADAP IBU BERSTATUS MURTAD (Studi Analisis Putusan Pengadilan Agama Kota Malang Perkara Nomor: 1137/Pdt.G/2012/PA.Mlg)

Amanah, Masika Wulandari (2017) PENETAPAN HAK HADHANAH KEPADA BAPAK BAGI ANAK YANG BELUM MUMAYYIZ TERHADAP IBU BERSTATUS MURTAD (Studi Analisis Putusan Pengadilan Agama Kota Malang Perkara Nomor: 1137/Pdt.G/2012/PA.Mlg). Bachelors Degree (S1) thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-masikawula-47949-1-pendahul-n.pdf

Download (879kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-masikawula-47949-2-babi.pdf

Download (740kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-masikawula-47949-3-babii.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-masikawula-47949-4-babiii.pdf

Download (575kB) | Preview

Abstract

Hak asuh anak adalah pemeliharaan dan mendidik seorang anak laki-laki maupun perempuan yang belum mumayyiz dan belum bisa berusaha untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. Mengenai persoalan pemeliharaan anak (hadanah) seringkali menjadi persoalan oleh kedua orang tuanya untuk mengasuh anak sebagai korban dari perceraian. Rumusan utama dalam penelitian ini adalah mengenai hak asuh anak yang belum mumayyiz kepada bapak jika seorang ibu murtad. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analisis. Metode pengumpulan data yang dipakai adalah studi kepustakaan yang ditunjang dengan studi lapangan berupa wawancara dengan pihak terkait, kemudian data yang diperoleh dianalisa secara analisa kualitatif. Dalam aturan hukum positif yang berlaku di lingkungan Peradilan Agama ternyata belum ada aturan jelas mengenai hak asuh anak akibat ibu murtad. Sedangkan dalam hukum Islam, para Ulama' berbeda pendapat mengenai hak asuh anak bagi ibu yang murtad yang semuanya berdasarkan ijtihad para Ulama'. Disisi lain pertimbangan Hakim atas dasar-dasar hukum yang kuat dapat menghasilkan keputusan yang diterima oleh pencari keadilan. Oleh karena itu hakim dalam memutus tidak hanya berpedoman pada satu pasal yang menyatakan hak asuh anak adalah hak seorang ibu, akan tetapi harus melihat pada kemaslahatan dan perlidungan bagi anak-anaknya, karena kedudukan sebagai orang tua tidak saja memenuhi kebutuhan materialnya tetapi juga lingkungan, pendidikan serta pembinaan akhlak, wajib dan harus diperhatikan dari anak itu masih kecil sampai tumbuh dewasa.

Item Type: Thesis (Bachelors Degree (S1))
Student ID: 201210020311018/201310110311279
Keywords: Hak Asuh Anak, Mumayyiz, Murtad.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law (74201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 04 Oct 2018 03:01
Last Modified: 04 Oct 2018 03:01
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/37702

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo