ANALISIS PERBANDINGAN EFISIENSI BIAYA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN LELE KOLAM TERPAL DENGAN KOLAM PERMANEN (PLESTER) PADA HOME INDUSTRI BAROKAH DIKAB. SIDOARJO

ANNASABY, ALFIN WAHID (2007) ANALISIS PERBANDINGAN EFISIENSI BIAYA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN LELE KOLAM TERPAL DENGAN KOLAM PERMANEN (PLESTER) PADA HOME INDUSTRI BAROKAH DIKAB. SIDOARJO. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS PERBANDINGAN EFISIENSI BIAYA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN LELE.pdf

Download (143kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada Home Industri “Barokah” dengan judul “Analisis Perbandingan Efisiensi Biaya Produksi Budidaya Ikan Lele Kolam Terpal Dengan Kolam Permanen (Plester) Pada Home Industri ”Barokah” di Kab. Sidoarjo”. Budidaya perikanan terutama ikan lele dapat dipelihara dengan padat tebar tinggi, sehingga hemat penggunaan lahan. Cepat menghasilkan keuntungan karena proses budidayanya memerlukan waktu yang singkat bila dibandingkan dengan jenis ikan yang lainnya. Adanya perbedaan dalam proses pembudidayaan maka akan mempengaruhi tingkat produktivitas serta besar-kecilnya biaya produksi yang digunakan. Kurangnya pengetahuan para petani ikan lele dalam memilih proses budidaya yang lebih efisien mengakibatkan banyak para petani ikan mengalami gulung tikar. Tujuan penelitian ini adalah Untuk membandingkan tingkat efisensi biaya produksi kolam terpal dengan kolam permanen (plester). Alat analisis yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif kualitatif yaitu menentukan biaya variabel (Variabel Cost / VC), biaya tetap (Fixed Cost / FC), biaya semi variabel, menghitung tingkat penjualan, laba bersih atau rugi bersih, menentukan efisiensi biaya produksi dari kolam terpal dan kolam permanen (plester). Hasil analisa data yang di dapat selama penelitian pada Analisis Perbandingan Efisiensi Biaya Produksi Budidaya Ikan Lele Kolam Terpal Dengan Kolam Permanen (Plester) yaitu tingkat efisiensi yang diperoleh yaitu E1 sebesar 1,39 untuk kolam terpal dan E2 sebesar 1,35 untuk kolam permanen (plester). Maka kedua kolam sama-sama menguntungkan dan efisien. Namun kolam terpal lebih efisien dari pada kolam permanen (plester) karena E1 > E2 atau 1,39 > 1,35. Berdasarkan kesimpulan di atas, peneliti dapat mengimplikasikan bahwa sebaiknya home industri “Barokah” lebih mengutamakan media kolam terpal dibandingkan dengan kolam permanen (plester) guna mencapai keuntungan yang maksimal dengan melihat tingkat efisien dari kedua kolam tersebut.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Economic > Department of Management
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 02 May 2012 02:12
Last Modified: 02 May 2012 02:12
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/3696

Actions (login required)

View Item View Item