ANALISA SUMBER KONTAMINASI PESTISIDA PADA PRODUKSI SUSU SAPI PERAH DI KABUPATEN MALANG

DWI SETYAWAN, gus (2008) ANALISA SUMBER KONTAMINASI PESTISIDA PADA PRODUKSI SUSU SAPI PERAH DI KABUPATEN MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISA_SUMBER_KONTAMINASI_PESTISIDA_PADA_PRODUKSI_SUSU_SAPI_PERAH_DI_KABUPATEN_MALANG.pdf

Download (70kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan 12 Juni – 12 Agustus 2008 di Laboraturium Nutrisi Fakultas Peternakan-Perikanan Universitas Muhammadiyah Malang dan Laboratorium Lingkungan Pertanian (BALINGTAN) Bogor. Lokasi pengambilan sampel adalah wilayah pusat persusuan di Malang yang terbagi atas kawasan Malang Timur dan Barat. Kawasan Malang Timur diperolah dari anggota peternak KUD Jabung dan Malang Barat diperoleh dari anggota peternak KUD Dau dan Pujon. Materi dalam penelitian ini adalah pestisida dalam Hijauan dan Konsentrat sebagai variabel bebas yang akan menentukan pola kontaminasi pestisida dalam susu (variabel terikat). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survey dimana sampel diambil secara insidental. Masing-masing sampel diambil sebanyak 500ml susu, hijauan dan konsentrat 500 gram dari 20 peternak untuk masing-masing wilayah. Selanjutnya dikomposit hingga menjadi 30 sampel guna mengefektif dan mengefisienkan dalam analisis residu pestisida. Metode penentuan pola kontaminasi dilakukan dengan menggunakan metode analisis korelasi-regresi sumbangan relatif parsial. Apabila berdasarkan analisis variansi menunjukkan korelasi positif maka dilanjutkan dengan uji signivikasi variansi dan penentuan sumbangan relatif parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identifikasi residu organoklorin dalam pakan hijauan dan konsentrat serta susu di Kabupaten Malang terakumulasi residu pestisida Lindan, Heptaklor, Aldrin, Dieldrin, Endrin dan 4,4 DDT. Hasil analisis residu pestisida Organoklorin rata-rata dalam konsentrat antara lain terdapat Lindan 5.161,84 ppb, Heptaklor 12.302,56 ppb, Aldrin 1.544,64 ppb, Dieldrin 0,8 ppb, Endrin 686,88 ppb dan 4,4 DDT 63,84 ppb dalam hijauan terdeteksi Lindan 928,4 ppb, Heptaklor 184,8 ppb, Aldrin 221,2 ppb, Dieldrin 18,8 ppb, Endrin 13,6 ppb dan DDT 8 ppb, dan dalam susu yang terdeteksi adalah Lindan 12,38 ppb, Heptaklor 10,1 ppb, Aldrin 17,26 ppb, Dieldrin 1,26 ppb, Endrin 19,22 ppb dan DDT 5,76 ppb. Kontaminasi Pestisida Lindan dan Aldrin pada susu sapi perah berasal dari Konsentrat dan Kontaminasi Pestisida Heptaklor pada susu sapi perah berasal dari Hijauan serta Pestisida selain Heptaklor, Lindan, dan Aldrin kemungkinan terakumulasi dalam susu bukan karena pakan, akan tetapi karena sumber lain seperti air minum atau proses enzimatis yang dapat meningkatkan menjadi senyawa yang berbahaya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Animal Scince
Depositing User: Anggit Aldila
Date Deposited: 02 May 2012 02:04
Last Modified: 02 May 2012 02:04
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/3689

Actions (login required)

View Item View Item