UMM Institutional Repository

PENGUJIAN MACAM DAN KONSENTRASI BIOROOT TERHADAP PERTUMBUHAN STEK KENTANG (Solanum tuberosum L.)

CAHYANI, ELITA DWI (2018) PENGUJIAN MACAM DAN KONSENTRASI BIOROOT TERHADAP PERTUMBUHAN STEK KENTANG (Solanum tuberosum L.). Bachelors Degree (S1) thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-elitadwica-51522-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-elitadwica-51522-2-babi.pdf

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-elitadwica-51522-3-babii.pdf

Download (765kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-elitadwica-51522-4-babiii.pdf

Download (451kB) | Preview

Abstract

Kentang merupakan salah satu tanaman hortikultura yang cukup penting. Kentang adalah sumber makanan terbesar keempat di dunia setelah padi, gandum, dan jagung. Di Indonesia produktivitas kentang pada tahun 2016 sebesar 18,23 ton/Ha dengan hasil produksi 1.213.038 ton/Ha dari luas lahan panen 66.450 Ha. Produksi kentang mengalami penurunan sebesar 6,232 ton/Ha dari tahun 2015 ke tahun 2016 yang sebelumnya produksi kentang sebesar 1.219.270 ton/Ha dengan luas lahan panen 66.983 Ha (BPS, 2016). Penelitian ini bertujuan untuk menguji pertumbuhan stek pucuk kentang (Solanum tuberosum L.) kultivar Madisu AP-4 terhadap pemberian macam dan konsentrasi Bioroot. Penelitian ini disusun dengan menggunakan RKTL (Rancangan Kelompok Teracak Lengkap) atau Randomized Complete Block Design (RCBD) faktorial yang terdiri dari 2 (dua) faktor. Faktor pertama adalah Macam Bioroot yang terdiri dari 3 taraf, yaitu : BA = Bioroot A, BB = Bioroot B, dan BC = Bioroot C, faktor kedua adalah Konsentrasi Bioroot yang terdiri dari 5 taraf, yaitu K5= Konsentrasi 5%, K10= Konsentrasi 10%, K15= Konsentrasi 15%, K20= Konsentrasi 20%, dan K25: Konsentrasi 25%, di ulang sebanyak 3 (tiga) kali. Variabel pengamatan meliputi; 1). Saat Muncul Akar, 2). Pertambahan Tinggi Tunas, 3). Pertambahan Jumlah Daun, 4). Diameter Batang, 5). Panjang Akar. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan Uji F untuk mengetahui keragaman dari perlakuan. Apabila terdapat keragaman dari perlakuan dilanjutkan dengan Uji BNJ dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara macam dan Konsentrasi Bioroot terhadap pertumbuhan stek pucuk kentang pada saat muncul akar dan panjang akar, namun tidak terdapat interasi pada pertambahan tinggi tunas, pertambahan jumlah daun, dan diameter batang. Perlakuan BA-K20 dengan nilai rerata 6,56 hari menunjukkan saat muncul akar yang lebih cepat dan perlakuan BA-K20 juga menghasilkan akar yang lebih panjang daripada perlakuan yang lain dengan nilai rerata 9,28 cm. Pengujian macam Bioroot dan Konsentrasi Bioroot menunjukkan Bioroot A dengan Konsentrasi 20% lebih baik, namun pada pertumbuhan stek kentang Bioroot C lebih baik apabila dilihat dari diameter batang dan pertambahan tinggi tunas.

Item Type: Thesis (Bachelors Degree (S1))
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture and Animal Husbandry > Department of Agronomy (54211)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 11 May 2018 03:27
Last Modified: 11 May 2018 03:27
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/36672

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo