UMM Institutional Repository

MULTIPLIKASI TUNAS BEBERAPA VARIETAS TANAMAN APEL (Malus sylvestris Mill) MENGGUNAKAN KOMPOSISI (AUKSIN, SITOKININ) SECARA IN VITRO

RAHMAT H, CARECA SEPDIHAN (2017) MULTIPLIKASI TUNAS BEBERAPA VARIETAS TANAMAN APEL (Malus sylvestris Mill) MENGGUNAKAN KOMPOSISI (AUKSIN, SITOKININ) SECARA IN VITRO. Bachelors Degree (S1) thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-carecasepd-48604-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-carecasepd-48604-2-babi.pdf

Download (205kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-carecasepd-48604-3-babii.pdf

Download (678kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-carecasepd-48604-4-babiii.pdf

Download (475kB) | Preview

Abstract

Apel (Malus sylvestris Mill) merupakan tanaman tahunan yang digemari oleh masyarakat. Tahun 2010 hingga 2014 produksi buah apel mengalami peningkatan, Kementrian pertanian direktorat jendral hortikultura (2015) perkembangan produksi apel di Indonesia dari tahun 2010 sebesar 190.069 ton dan tahun 2014 sebesar 242.915 ton, sehingga kenaikan produksi buah apel di Indonesia sekitar 27,8%. Pengembangan variasi apel dapat dilakukan dengan cara teknik kultur embrio dan dapat ditumbuhkan langsung menjadi tunas. Subkultur tunas apel diperlukan zat pengatur tumbuh untuk memacu pertumbuhan jumlah tunas yang diinginkan. Benzyl Amino Purine (BAP) dapat memacu pembelahan sel dan Indole Acetic Acid (IAA) memacu pertumbuhan dan perkembangan sel dalam media kultur in vitro. Penelitian ini mengkaji pengaruh kombinasi antara varietas tunas apel dengan komposisi (sitokinin, auksin) terhadap multiplikasi tunas secara in vitro. Pelaksanaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan faktor pertama adalah varietas (V), dan faktor kedua adalah komposisi auksin, sitokinin (B). Semua perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Data yang di dapat dianalisis ragam dan di uji banding nyata jujur (BNJ) taraf 5%. Hasil penelitian Kombinasi perlakuan varietas Red Delicious dengan komposisi BAP 3 mg/l dan IAA 0,3 mg/l memiliki jumlah tunas lebih banyak yaitu 3,89 tunas dan berat segar lebih tinggi yaitu 1,6 g dibandingkan dengan 3 kombinasi perlakuan lainnya umur 8 MST (minggu setelah tanam). Kombinasi perlakuan varietas Fuji dengan komposisi BAP 3 mg/l dan IAA 0,3 mg/l memiliki kenaikan berat segar lebih tinggi yaitu 1,42 g umur 8 MST.Varietas Fuji memiliki warna hijau tunas tertinggi 71% umur 2 MST, dibandingkan varietas Red Delicious 56%, Gala 40%, dan Manalagi 56%. Namun varietas Fuji, Red Delicious, Gala, dan Manalagi mengalami penurunan warna hijau tunas pada umur 8 MST. Komposisi BAP dan IAA menunjukkan tidak memiliki pengaruh nyata pada jumlah tunas, berat segar, kenaikan berat segar, persentase warna hijau tunas, tinggi tunas, persentase eksplan berdaun, ekslpan bertunas, dan saat muncul tunas.

Item Type: Thesis (Bachelors Degree (S1))
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture and Animal Husbandry > Department of Agronomy (54211)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 09 May 2018 06:28
Last Modified: 09 May 2018 06:28
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/36656

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo