UMM Institutional Repository

KAJIAN 2 MACAM DAN DOSIS PEMBERIAN KOMPOS TERHADAP TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.)

WINARYATI, UMI (2017) KAJIAN 2 MACAM DAN DOSIS PEMBERIAN KOMPOS TERHADAP TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.). Bachelors Degree (S1) thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-umiwinarya-48970-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-umiwinarya-48970-2-babipe-n.pdf

Download (276kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-umiwinarya-48970-3-babiit-a.pdf

Download (519kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-umiwinarya-48970-4-babiii-n.pdf

Download (521kB) | Preview

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) adalah salah satu komoditas sayuran yang berasal dari Asia Tengah sekitar Irian dan Pakistan kemudian dibudidayakan di daerah dingin, sub-tropis maupun tropis. Produksi bawang merah di Indonesia pada tahun 2014 mencapai 1,234 juta ton sedangkan konsumsi bawang merah di Indonesia sebesar 1,35 juta ton yang meliputi konsumsi untuk rumah tangga 635,7 ribu ton, non rumah tangga 719,2 ribu ton. Sehingga perlu adanya peningkatan produksi bawang merah. Peningkatan produksi bawang merah ini diperlukan salah satunya dengan penambahan pupuk. Salah satu hal yang belum tercapai dengan baik adalah meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk. Dosis pemupukan bawang merah ditingkat petani cukup tinggi dan tanpa penggunaan pupuk organik. Perbaikan kualitas tanah dapat dilakukan dengan penambahan bahan organik. Bahan organik yang ditambahkan bisa menggunakan pupuk organik padat atau cair yang dapat memperbaiki kualitas tanah baik dari fisik, kimia dan biologi tanah. Penggunaan pupuk organik padat lebih ditujukan untuk menutrisi lewat sistem perakaran tanaman, sehingga pupuk ini akan ditanam atau ditaburkan di permukaan tanah. Pupuk organik padat salah satunya adalah kompos. Oleh karena itu perlu dikaji dosis pemberian kompos yang efektif untuk tanaman bawang merah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial dimana faktor pertama yaitu kompos dengan bahan yang berbeda (K) terdiri dari K1= kompos dengan bahan kotoran sapi, kotoran kambing, pasir malang, arang sekam, humus dan cocopeat dan K2= kompos dengan bahan kotoran kambing dan hijauan. Faktor kedua yaitu dosis pemberian kompos (D) terdiri dari 4 taraf; (D0)= tanpa pemberian kompos, (D1)= 12,5 ton/ha , (D2)= 25 ton/ha , (D3)= 37,5 ton/ha, (D4)= 50 ton/ha. Parameter pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar tanaman, berat kering tanaman, jumlah umbi per tanaman, berat umbi per plot, berat umbi per umbi, diameter umbi per umbi. Hasil penelitian menunjukkan antara macam (K) dan dosis pemberian kompos (D) pada tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) terjadi interaksi yang nyata hanya pada berat segar tanaman. Komposisi kompos K1 (kompos kotoran sapi + kotoran kambing + arang sekam + humus + pasir Malang + cocopeat) memiliki pengaruh pada parameter jumlah daun umur tanaman 7-12 hst dan berat kering tanaman. Sedangkan pemberian dosis 25 ton/ha menunjukkan hasil yang relatif baik.

Item Type: Thesis (Bachelors Degree (S1))
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture and Animal Husbandry > Department of Agronomy (54211)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 09 May 2018 04:01
Last Modified: 09 May 2018 04:01
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/36649

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo