UMM Institutional Repository

ANALISIS YURIDIS PENYERTAAN DALAM TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA (Studi Kasus Putusan Pengadlilan Negeri Nomor: 138/Pid.B/2015/PN.Pti)

WIBOWO, PUTRI SAKINA (2017) ANALISIS YURIDIS PENYERTAAN DALAM TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA (Studi Kasus Putusan Pengadlilan Negeri Nomor: 138/Pid.B/2015/PN.Pti). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-putrisakin-47470-1-pendahul-n.pdf

Download (190kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-putrisakin-47470-2-babi.pdf

Download (274kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-putrisakin-47470-3-babii.pdf

Download (231kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-putrisakin-47470-4-babiii.pdf

Download (918kB) | Preview

Abstract

Penyertaan dalam tindak pidana diatur di dalam Pasal 55 dan 56 KUHP. Salah satu contoh dari penyertaan dalam tindak pidana pembunuhan berencana terdapat di dalam Putusan Pengadilan Negeri Nomor 138/Pid.B/2015/PN.Pti. Dalam Putusan Pengadilan Negeri Nomor 138/Pid.B/2015/PN.Pti Majelis Hakim memberikan pertimbangan hukum bahwa Terdakwa Mardikun terbukti telah melanggar ketentuan Pasal 340 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, namun penulis menemukan bahwa unsur pasal tersebut tidak terpenuhi berdasarkan alat bukti yang ada. Maka dari itu penulis merumuskan permasalahan yaitu bagaimanakah penerapan hukum pidana materiil terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan berencana menggunakan racun dalam Putusan Pengadlilan Negeri Nomor: 138/Pid.B/2015/PN.Pti. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, sumber data primer diperoleh dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana, dan Putusan Pengadilan Negeri Nomor: 138/Pid.B/2015/PN.Pti. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan membaca serta mengolah bahan-bahan hukum yang berkaitan dengan penyertaan dalam tindak pidana pembunuhan berencana, yang kemudian di analisa secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian penulis menyimpulkan bahwa unsur-unsur Pasal 340 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tidaklah terpenuhi, melainkan Pasal 340 jo 56 ke-2 KUHP. Sehingga Majelis Hakim tidak seharusnya menjatuhkan putusan pidana penjara seumur hidup kepada Terdakwa melainkan maksimal 15 tahun.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 11 Jan 2018 02:48
Last Modified: 11 Jan 2018 02:48
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/36239

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo