UMM Institutional Repository

STRATEGI SPANYOL DALAM INTEGRASI ETNIS ROM TERHADAP UNI EROPA

Fortunella, Molly (2017) STRATEGI SPANYOL DALAM INTEGRASI ETNIS ROM TERHADAP UNI EROPA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-mollyfortu-49043-1-pendahul-n.pdf

Download (781kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-mollyfortu-49043-2-babi.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-mollyfortu-49043-3-babii.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-mollyfortu-49043-4-babiii.pdf

Download (704kB) | Preview

Abstract

Etnis Rom atau yang lebih dikenal dengan sebutan Gipsy merupakan etnis minoritas dengan jumlah tertinggi di Eropa. Etnis ini adalah etnis yang seringkali mendapat perlakuan seperti diskriminasi dan segregasi dari masyarakat di tiap tempat mereka tinggal. Perbedaan identitas dan budaya mereka yang menjadi akar dari permasalahan diskriminasi yang tak kunjung usai. Etnis Rom kemudian menjadi ancaman sosial bagi negara-negara anggota Uni Eropa terutama Spanyol, karena dapat menimbulkan ketidakstabilan kondisi sosial. Spanyol menjadi satusatunya negara anggota Uni Eropa yang berhasil mencapai hasil yang positif dalam mengintegrasi etnis ini. Hal ini dikarenakan upaya yang dilakukan Spanyol adalah manipulasi identitas melalui nilai-nilai budaya di dalam Flamenco terhadap etnis Rom dan menerapkan sistem Pendidikan Multikultural agar nantinya pembentukan identitas ini mendorong terciptanya suatu norma domestik berupa penghargaan terhadap etnis minorotas dan pada gilirannya mempengaruhi tindakan,kepentingan nasional dan kebijakan Spanyol sehingga integrasi mudah diwujudakan. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah eksplanatif. Teori yang digunakan yaitu Kontruktivisme menurut Peter J. Katzenstein yang memposisikan Norma, Identitas dan Budaya dalam menentukan perilaku suatu negara dan mempengaruhi kebijakannya. Hasil penelitian ini adalah Spanyol menjadi satu-satunya negara yang berhasil mengintegrasi etnis Rom karena menggunakan cara berbeda dan unik bila dibandingkan dengan negara-negara Eropa lainnya. Nilai sejarah yang sudah terkonstruksi antara etnis Rom dan penduduk Spanyol dibuktikan dengan adanya pengakuan dan penetapan Flamenco yang berasal dari tradisi kebudayaan etnis Rom sebagai identitas budaya Spanyol. Selain itu Pendidikan Multikultural dijadikan media untuk mendorong adanya dialog buadaya antar etnis Rom dan Spanyol sehingga memunculkan norma-norma penghargaan terhadap etnis minoritas dan keserasian antar mereka.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JZ International relations
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of International Relations (64201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 04 Jan 2018 03:13
Last Modified: 04 Jan 2018 03:13
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/36159

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo