UMM Institutional Repository

MODEL KERJASAMA ANTARA PEMERINTAH DENGAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS KOMUNITAS (Studi di Kampung Wisata Tani Kelurahan Temas Kota Batu, Jawa Timur)

Oktavianti, Iva (2017) MODEL KERJASAMA ANTARA PEMERINTAH DENGAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS KOMUNITAS (Studi di Kampung Wisata Tani Kelurahan Temas Kota Batu, Jawa Timur). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-ivaoktavia-48878-1-pendahul-n.pdf

Download (791kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-ivaoktavia-48878-2-babi.pdf

Download (942kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-ivaoktavia-48878-3-babii.pdf

Download (301kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-ivaoktavia-48878-4-babiii.pdf

Download (946kB) | Preview

Abstract

Pariwisata berbasis komunitas merupakan alternatif untuk mengatasi ekonomi lokal dan juga upaya dalam mendukung kebijakan pemerintah. Model Collaboration Partnership diharapkan mampu meningkatkan responsivitas pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat lokal dan lebih mendekatkan pelayanan Negara terhadap masyarakatnya. Hal ini selaras dengan RTRW Kota Batu yaitu perkembangan Kota Batu mengarah pada perkembangan Kota sebagai sentra pertanian, sentra wisata. Salah satu objek wisata yang dikembangkan dan digagas oleh masyarakat adalah Pengembangan Kampung Wisata Tani (KWT). KWT mulai diresmikan pada tahun 2013 oleh Walikota Batu Edy Rumpoko bertempat di Kelurahan Temas. Metode penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, jenis penelitian deskriptif, sumber data menggunakan data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, adapun subyek penelitian adalah, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu, Kelurahan Temas, Kampung Wisata Tani dan Masyarakat, sedangkan lokasi penelitian ialah bertempat di Kelurahan Temas Kota Batu Jawa Timur. Analisa data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan/verifikasi, dengan menerapkan konsep dari Milles dan Huberman. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pengembangan pariwisata melalui model Collaboration Partnership. Pengembangan desa wisata berbasis komunitas ditujukan untuk menyejahterakan masyarakat lokal pada kenyataannya belum berjalan secara optimal. Faktor ketidakoptimalan tersebut adalah kurangnya koordinasi antar sektoral pemerintah, secara kelembagaan mempunyai karakteristik peran yang kuat dalam mengatur. Kedua, kurangnya pemahaman masyarakat terhadap IT sebagai media promosi. Ketiga, belum adanya peraturan daerah/walikota sebagai payung hukum dalam pengembangan desa wisata. Hal ini menjadikan kekuasaan manajemen kampung wisata tani menjadi sentralistik, sehingga hubungan pemerintah dengan masyarakat menjadi kaku.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Government Sience (65201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 11 Dec 2017 08:07
Last Modified: 11 Dec 2017 08:07
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/35925

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo