UMM Institutional Repository

PENGARUH LAMA PERENDAMAN DAN KONSENTRASI LARUTAN GIBBERELLIN ACID (GA3) TERHADAP VIABILITAS BENIH DAN PERTUMBUHAN SEMAI BAOBAB (Adansonia digitata L.)

UMAM, MOCHAMMAD NURUL (2017) PENGARUH LAMA PERENDAMAN DAN KONSENTRASI LARUTAN GIBBERELLIN ACID (GA3) TERHADAP VIABILITAS BENIH DAN PERTUMBUHAN SEMAI BAOBAB (Adansonia digitata L.). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-mochammadn-48757-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-mochammadn-48757-2-babi.pdf

Download (89kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-mochammadn-48757-3-babii.pdf

Download (282kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-mochammadn-48757-4-babiii.pdf

Download (182kB) | Preview

Abstract

Baobab (A. digitata L.) merupakan tanaman endemik Madagaskar. Baobab (A. digitata L.) dapat tumbuh optimal pada daerah yang dataran rendah, tidak bersalju dan memiliki curah hujan yang rendah. Peran penting dari baobab (A. digitata L.) salah satunya sebagai penyerap karbondioksida dan dapat menampung air. Tingkat perkecambahan baobab (A. digitata L.) termasuk kategori rendah karena sifat dari kulitnya yang keras, sehingga masuknya air dan oksigen terhambat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah dengan pemberian lama perendaman dan konsentrasi larutan gibberellin acid (GA3) berpengaruh terhadap viabilitas benih baobab (A. digitata L.). Penelitian dilakukan di lahan percobaan Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang, yang terletak pada ketinggian tempat 535 mdpl dan suhu rata-rata berkisar 23,37 oC - 30,01oC. penelitiam ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Maret 2017. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial, terdiri dari 2 faktor, yaitu: faktor pertama yaitu lama perendaman yang terdiri dari 3 level, yaitu: 10 jam (L1), 15 jam (L2) dan 20 jam (L3). Faktor kedua adalah pemberian konsentrasi larutan gibberellin acid (GA3) yang terdiri dari 4 level: 0 ppm (K0), 50 ppm (K1), 100 ppm (K2) dan 150 ppm (K3). Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah daya perkecambahan, laju perkecambahan, tinggi, jumlah daun, panjang akar bobot basah dan bobot kering. Hasil anilisis ragam menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan lama perendaman dan konsentrasi larutan gibberellin acid (GA3) memberikan pengaruh sangat nyata terhadap viabilitas benih baobab (A. digitata L.) pada peubah persentase perkecambahan, bobot basah dan bobot kering. Perlakuan konsentrasi larutan gibberellin acid (GA3) 50 ppm berpengaruhnyata terhadap peubah persentase perkecambahan dan bobot kering sedangkan perlakuan lama perendaman tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap viabilitas benih dan pertumbuhan semai baobab (Adansonia digitata L.).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Faculty of Agriculture and Animal Husbandry > Department of Forestry (54251)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 05 Dec 2017 07:35
Last Modified: 05 Dec 2017 07:35
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/35874

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo