UMM Institutional Repository

Identifikasi Bambu di Kawasan Ekowisata Boon Pring Desa Sanankerto Kecamatan Turen Kabupaten Malang

PUTRA, AULIA (2017) Identifikasi Bambu di Kawasan Ekowisata Boon Pring Desa Sanankerto Kecamatan Turen Kabupaten Malang. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-auliaputra-48463-1-pendahul-n.pdf

Download (548kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-auliaputra-48463-2-babi.pdf

Download (196kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-auliaputra-48463-3-babii.pdf

Download (205kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-auliaputra-48463-4-babiii.pdf

Download (179kB) | Preview

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis bambu, kerapatan bambu, penyebaran bambu serta untuk mengetahui potensi tegakan bambu yang ada di Kawasan Ekowisata Boon Pring Desa Sanankerto Kecamatan Turen Kabupaten Malang. Penelitian ini berlangsung pada bulan Desember 2017. Penentuan sampel dilakukan menggunakan metode garis berpetak yang diletakkan secara sistematis dengan luas kawasan 18 Ha dengan jumlah sampel sebanyak 45 plot yang berukuran 20 m x 20 m dan Intensitas Samplingnya adalah 10%. Metode pengumpulan data dilakukan secara purposive sampling yaitu ditunjuk secara langsung. Hasil penelitian terdapat empat jenis bambu diantaranya adalah bambu Ater (Gigantochloa atter), bambu Betung (Dendrocalamus asper), bambu Apus (Gigantochloa apus) dan bambu Ampel (Bambusa vulgaris) yang berasal dari marga Gigantochloa, Dendrocalamus dan Bambusa. Kerapatan 93,33 rumpun/ha. Selain itu, diperoleh jumlah batang tingkat dewasa adalah 6.130 batang dan tingkat permudaan 919 batang. Sedangkan banyaknya batang per hektar pada tingkat dewasa adalah sebesar 3.405 batang/ha dan tingkat permudaan 510 batang/ha. Pola penyebaran bambu adalah menyebar kelompok. Jenis bambu yang memiliki Indeks Nilai Penting Peninggi adalah bambu Ater (Gigantochloa atter) dengan jumlah INP sebesar 205,06%. Sedangkan yang terendah adalah bambu Apus (Gigantochloa apus) 13,69%. Bambu yang memiliki jumlah batang paling banyak adalah bambu ater dengan jumlah 2.863 batang/ha dan bambu yang memiliki jumlah batang paling sedikit adalah bambu apus dengan jumlah 91 batang/ha.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Forestry
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 05 Dec 2017 07:06
Last Modified: 18 Jan 2018 09:43
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/35868

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo