KHOLIS, NUR (2010) KELUARGA SEBAGAI PILAR PENDIDIKAN KARAKTER. Suara Muhammadiyah Edisi 17 (14575).
|
Text
011.pdf Download (100Kb) | Preview |
Abstract
Penentu kualitas manusia dalam sebuah bangsa bertumpu pada dua faktor. Yaitu, pertama faktor hereditas atau faktor keturunan. Sejatinya, kita anak bangsa yang hidup di era sekarang, merupakan manusia-manusia Indonesia berbahan baku kualitas nomor satu. Lahir dari rahim generasi 1945, cucu dari generasi 1928, dan cicit dari generasi 1912, luar biasa. Tapi mengapa karakter anak bangsa ini tidak sehebat moyangnya? Perilaku kekerasan, vandalisme, korupsi, dan berbagai perilaku tidak jujur lainnya telah menjadi sebuah kelatahan kolektif. Untuk mendapatkan harta, pangkat, jabatan, dan kedudukan tak jarang ditempuh dengan cara-cara curang ala Machiavelli, bahkan jika perlu menggunakan ilmu permalingan dan berselingkuh dengan dunia klenik dan mistik. Tak ayal lagi, negeri ini tak lebih dari sebuah pentas kolosal yang menyuguhkan repertoar tragis, pilu, dan menyesakkan dada.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Muhammadiyah Articles |
| Divisions: | Others |
| Depositing User: | Rayi Tegar Pamungkas |
| Date Deposited: | 01 May 2012 04:05 |
| Last Modified: | 01 May 2012 04:05 |
| URI: | http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/3545 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
