UMM Institutional Repository

PROPAGANDA ATHEISME DALAM FILM ANIMASI (Analisis Semiotika Pada Film Sausage Party)

Firmantara, Rizky (2017) PROPAGANDA ATHEISME DALAM FILM ANIMASI (Analisis Semiotika Pada Film Sausage Party). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-rizkyfirma-47894-1-pendahul-n.pdf

Download (254kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-rizkyfirma-47894-2-babi.pdf

Download (462kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-rizkyfirma-47894-3-babii.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-rizkyfirma-47894-4-babiii.pdf

Download (367kB) | Preview

Abstract

Atheisme menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah paham yang tidak mengakui adanya Tuhan sebagai Sang Pencipta. Yang dimaksut adalah sebuah pandangan filosofi yang tidak mempercayai keberadaan Tuhan ataupun Dewa Dewi serta penolakan terhadap Theisme. Istilah atheis berasal dari bahasa Yunani (atheos), yang artinya merujuk kepada siapapun yang kepercayaannya bertentangan dengan agama. Atheis menunjukkan diri mereka melalui media tanda atau simbol. Tanda-tanda tersebut muncul dalam film animasi yang pada umumnya merupakan film yang ditujukan kepada anak-anak. Dalam penelitian ini, peneliti menemukan tanda-tanda tersebut pada film animasi Sausage Party yang memiliki rating tinggi di Amerika. Maka dari itu, peneliti tertarik mengangkat tema tersebut untuk mengungkap secara lebih rinci makna simbol-simbol dan tanda-tanda propaganda Atheisme dalam film animasi Sausage Party. Industri perfilman merupakan salah satu industri komunikasi yang berperan sebagai media penyampai pesan, yang mampu memberikan tontonan yang bersifat menghibur dan memberikan informasi. Adanya ideologi dari orang-orang yang mempunyai kepentingan, mereka mampu menciptakan sebuah tujuan yang mereka inginkan melalui media massa (film). Mereka secara samar-samar menunjukkan tujuan mereka melalui simbol-simbol baik berupa tanda ataupun dialog pada film. Menurut Ferdinand de Saussure, yang paling penting dalam konteks semiotik adalah pandangannya mengenai tanda. Tanda sebagai kesatuan dari dua bidang yang tidak bisa dipisahkan, yaitu bidang penanda (signifier) atau bidang petanda (signified) : konsep atau makna. Kemudian Roland Barthes meneruskan dan menambahkan konsep denotatif dan konotatif lalu ditarik sebuah mitos yang terdapat dalam sebuah tanda tersebut. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode analisis semiotika dengan menggunakan pendekatan kualitatif tipe interpretatif. Instrumen Penelitian ini adalah peneliti sendiri, dan juga film animasi Sausage Party yang merupakan salah satu instrumen pokok yang memediai pembahasan tanda dan makna dalam penelitian ini. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer yang berupa seluruh adegan dalam scene yang terdapat simbol-simbol atheisme dalam film tersebut, dan sumber data sekunder yang berupa buku-buku yang mengacu tentang elemen-elemen semiologi, analisis semiotika, artikel, dan jurnal yang bahasannya terkait dengan propaganda atheisme dalam film di internet. Teknik analisis data menggunakan analisis semiotika model Roland Barthes yang mencakup pembahasan tentang denotasi (makna sebenarnya), konotasi (makna ganda yang lahir dari personal dan kultural), dan mitos. Dari hasil penelitian ini ditemukan 1 karakter, 5 simbol, dan 2 dialog yang berkaitan dengan propaganda atheisme dalam film animasi Sausage Party. Teknik propaganda yang digunakan yaitu Bandwagon, dan jenis propaganda yang digunakan yaitu propaganda vertikal, melalui media massa. Dalam scene 28 muncul simbol atheisme Letter A, The Evolve Fish, dan simbol tinju terkepal yang menandakan identitas diri kaum atheis. Dalam scene 30 muncul simbol atheisme teori evolusi Charles Darwin, dan dalam scene 46 muncul simbol atheisme Scarlet Letter A yang juga menandakan identitas diri kaum atheis. Dalam scene 37 muncul simbol The Evolve Fish dengan All Seeing Eye ditengahnya yang menandakan adanya kaitan antara atheisme dengan satanisme. Dalam scene 39 muncul karakter yang penampilan fisiknya menyerupai tokoh atheis modern Stephen Hawking. Dan juga muncul sebuah pesan atheisme yang disampaikan melalui scene 30, dan scene 37.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science (70201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 18 Sep 2017 08:08
Last Modified: 18 Sep 2017 08:08
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/35198

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo