UMM Institutional Repository

UJI TOLERANSI ENAM GENOTIP F1 JARAK PAGAR (Jatropha curcas L.) TERHADAP CEKAMAN KEKERINGAN BERDASARKAN SIFAT MORFOLOGI DAN DAYA HASIL PANEN PERTAMA

Fahmi, Ilmam Zul (2017) UJI TOLERANSI ENAM GENOTIP F1 JARAK PAGAR (Jatropha curcas L.) TERHADAP CEKAMAN KEKERINGAN BERDASARKAN SIFAT MORFOLOGI DAN DAYA HASIL PANEN PERTAMA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-ilmamzulfa-47240-1-cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-ilmamzulfa-47240-2-i.penda-n.pdf

Download (225kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-ilmamzulfa-47240-3-ii.tinj-a.pdf

Download (853kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-ilmamzulfa-47240-4-iii.met-n.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kebutuhan energi final BBM Indonesia (2000-2013) meningkat rata-rata 1,83% per tahun. Hasil riset Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Indonesia memiliki 60 jenis tanaman yang berpotensi menjadi sumber energi bahan bakar alternatif, diantaranya jarak pagar yang mengandung minyak 35%. Beberapa penyebab utama rendahnya keberhasilan budidaya jarak pagar yaitu tidak sesuaiannya karakter lahan dengan syarat tumbuh, sedangkan proyeksi tanaman jarak di Indonesia ditanam di lahan-lahan yang marginal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui toleransi enam genotip tanaman F1 jarak pagar (Jatropha curcas L.) terhadap cekaman kekeringan berdasarkan karakter morfologi dan daya hasil pertama. Penelitian ini dilakukan di Rumah Kasa Kebun Kretivitas Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang pada bulan September-Desember 2016. Percobaan dilakukan dengan Rancangan Petak Terbagi (RPT). Petak utama adalah kadar air, yaitu K1 = Kadar air tanah 100% (Kontrol), K2 = Kadar air tanah 70%, dan K3 = Kadar air tanah 40% kapasitas lapang. Anak petak adalah genotip jarak pagar yaitu G1 = 5-1-14 (SP8 x SP-16), G2 = 6-2-10 (SP8 x SP-38), G3 = 7-2-8 (SP-33 x HS-49), G4 = 18-1-14 (SM-35 X SP-38 ), G5 IP-3 A, dan G6 = IP-3 P. Variabel pengamatan termasuk peningkatan volume tanaman, jumlah daun terbentuk, jumlah daun gugur, jumlah bunga, jumlah berat buah dan biji, persentase buah terbentuk, panjang akar, stomata, jumlah kandungan klorofil a, b dan total, metabolit sekunder, (osmoprotektan), dan sensitivitas indeks kekeringan (IS). Hasil penelitian menunjukan bahwa cekaman kekeringan hingga 40% kadar air tanah dapat menghambat pertumbuhan vegetatif dan mempengaruhi pertumbuhan generatif. Toleransi tanaman jarak pagar terhadap cekaman kekeringan yaitu dengan penurunan peubah pertambahan volume batang, jumlah daun terbenntuk, jumlah bunga, jumlah buah, dan berat biji, sedangkan terjadi peningkatan pada jumlah daun gugur, panjang akar, dan kandungan metabolit sekunder (Osmoprotektan) Berdasarkan uji indeks sensitivitas (IS) kekeringan terdapat genotip agak toleran yaitu 7.2.8, 18.1.14, IP-3A dan IP-3P, sedangkan genotip 5.1.14 dan 6.2.10 memiliki kategori moderat. Senyawa osmoprotektan yang dihasilkan yaitu glisin, prolin, valin, threonin, leusin, asparagin, arigin raffinose, fenilalalnin, dan methionin.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture and Animal Husbandry > Department of Agronomy (54211)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 24 Aug 2017 06:40
Last Modified: 24 Aug 2017 06:40
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/35027

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo