UMM Institutional Repository

PENGARUH KOMPOSISI LIMBAH PABRIK TEH DENGAN URIN SAPI SEBAGAI BAHAN PUPUK ORGANIK CAIR DAN APLIKASI PADA TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.)

Nopriyanto, Anang (2017) PENGARUH KOMPOSISI LIMBAH PABRIK TEH DENGAN URIN SAPI SEBAGAI BAHAN PUPUK ORGANIK CAIR DAN APLIKASI PADA TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-anangnopri-47400-1-pengaruh-a(1).pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-anangnopri-47400-2-1.pdf

Download (120kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-anangnopri-47400-3-2.pdf

Download (503kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-anangnopri-47400-4-3.pdf

Download (268kB) | Preview

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditi hortikultura yang termasuk sayuran rempah. Bawang merah dari waktu ke waktu kualitas maupun kuantitas di Indonesia semakin menurun. Produksi bawang merah pada tahun 2009 menurut Dinas Pertanian yang dikutip dari BPS (2010) adalah 12.655 ton, sedangkan kebutuhan bawang merah mencapai 66.420 ton.Salah satu penyebabnya yaitu penggunaan pupuk kimia terus menerus yang telah menimbulkan efek negative seperti menurunkan kemampuan tanah, membunuh organisme tanah sehingga produktifitas lahan semakin berkurang. Banyaknya limbah pabrik teh dan urin sapi disekitar lingkungan hidup mendorong peneliti untuk mengembangkan menjadi pupuk organik cair. Penelitian ini dilakukan di kebun percobaan Universitas Muhammadiyah Malang. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor dan tiga kelompok. Faktor pertama perbandingan bahan pupuk organik cair limbah pabrik teh dan urin sapi (B) terdiri dari 4 level yaitu: B1 : urine sapi 100 % / 10 liter air, B2: urine sapi 50 % + limbah pabrik teh 50 % / 10 liter air, B3: urine sapi 75 % + limbah pabrik teh 25 % / 10 liter air, B4: limbah pabrik teh 100 % / 10 liter air. Faktor kedua waktu pengaplikasian pupuk organik cair limbah pabrik teh dan urin sapi (W) terdiri dari 3 level yaitu: W1: 10 hari setelah tanam, W2: 20 hari setelah tanam, W3: 30 hari setelah tanam. Hasil dari penelitian bahwa penggunaan komposisi limbah pabrik teh dengan urin sapi sebagai bahan pupuk organik cair dan aplikasi pada tanaman bawang merah (allium ascalonicum L.) tidak memberikan hasil yang optimal di lihat dari Jumlah daun, Tinggi tanaman, Jumlah umbi per rumpun, Berat basah per umbi, Berat basah rumpun, Diameter umbi, Berat kering rumpun dan Berat kering umbi per rumpun.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Economics > Department of Accounting (62201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 24 Aug 2017 06:32
Last Modified: 24 Aug 2017 06:32
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/35025

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo