UMM Institutional Repository

PEMANFAATA TIGA VARIETAS UBI JALAR (IPOMOAE BATATAS L)SEBAGAI MAKANAN KHAS TRADISIONAL MASYARAKAT KABUPATEN PUNCAK-PAPUA

Kum, Yarinus (2016) PEMANFAATA TIGA VARIETAS UBI JALAR (IPOMOAE BATATAS L)SEBAGAI MAKANAN KHAS TRADISIONAL MASYARAKAT KABUPATEN PUNCAK-PAPUA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-yarinuskum-45409-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-yarinuskum-45409-2-babi.pdf

Download (366kB) | Preview

Abstract

Ubi Jalar (Ipomoae Batatas L) berasal dari Benua Amerika serikat, seorang akhli botani dan pertanian Nikolai Ivanovich memastikan daerah sentrum primer asal tanaman ubi jalar adalah Amerika bagian tengah. Ubi jalar menyebar ke seluruh dunia, terutama negara-negara beriklim tropika pada abad ke 16. Orang-orang spanyol di angkap berjasa penyebaran ubi jalar ke kawasan Asia, terutama Filipina, Jepang, dan Indonesia. Pada tahun 1960-an penanaman ubi jalar sudah meluas hampir semua Propinsi di Indonesia daerah sentra produk pada mulanya terpusat dari Propinsi Jawa Barat, Jawa Timur, Papua dan Sumarta Utara. Selama ini masyarakat mengkap ubi jalar merupakan bahan pangan di sebut sebagai makanan khas tradisional yang tidak asing lagi, karena potensi ekonomi dan sosial yang cukup tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pemanfaatan ubi jalar sebagai makanan khas tradisional masyarakat kabupaten puncak.Untuk mengetahui ketersediaan pangan. Ubi jalar merupakan salah satu makanan khas tradisional yang mampu memenuhi kebutuhan nilai ekonomi sosial dan sumber energi, mengandung gizi, karbohidrat dan vitamin. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif atau metode deskripsi untuk memecahkan suatu masalah tertentu. Hasil penelitian luas panen ubi jalar 5.204,66 hektar dan produksi ubi jalar 68.129,05 ton per-tahun. Namun demikian tanggapan dari 15 petani sebagai responden menjawab bahwa pemanfaatan ubi jalar mampu memenuhi kebutuhan nilai ekonomi dan sosial. Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah di lakukan maka dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan tiga varietas ubi jalar sebagai makanan khas tradisional masyarakat kabupaten puncak menunjukkan bahwa ubi jalar mampu memenuhi kebutuhan nilai tambah ekonomi dan sosial. Hal ini di ketahui dengan beberapa teori dan 15 responden yang teliti. Saran yang dapat di ajukan dalam penelitian ini yaitu di harapkan pihak pemerintah perlu kembangkan makanan khas tradisonal yang nilai tambah ekonomi sosial tinggi yang mengandung gizi dan karbohidrat.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agribusiness
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 23 Mar 2017 04:22
Last Modified: 23 Mar 2017 04:22
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/34943

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo