UMM Institutional Repository

RESTITUSI TERHADAP KORBAN TINDAK PIDANA MENURUT HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM

Ziad, Thoriqul (2017) RESTITUSI TERHADAP KORBAN TINDAK PIDANA MENURUT HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-thoriqulzi-46834-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-thoriqulzi-46834-2-babi.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Keyword : Restitusi, Korban, Hukum Positif dan Hukum Islam Restitusi merupakan ganti rugi yang diberikan oleh terpidana kepada korban atau keluarga korban karena kejahatan yang telah dilakukan olehnya. Restitusi ini merupakan konsep keadilan sebagai restorative justice, sebab restitusi ini mengembalikan atau memulihkan keadaan korban yang telah mengalami kerugian materi maupun kerugian fisik. Ketika seorang korban adalah seorang kepala keluarga yang menjadi tulang punggung keluarganya, kemudian mengalami tindak kejahatan yang mengakibatkan cidera fisik bahkan sampai meninggal dunia, maka keluarga yang ditinggalkan akan kesulitan dalam hal ekonomi karena tulang punggunya tidak bisa menghidupi keluarganya lagi, oleh karena itu restitusi ini harus diberikan kepada keluarga korban untuk kelangsungan hidup keluarga korban. Adapun permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini yaitu tentang bagaimana persamaan konsep antara restitusi dalam hukum positif dengan restitusi dalam hukum Islam, serta akan mengkaji lebih mendalam mengenai perbedaan, persamaan, kelebihan serta kekurangan dalam restitusi di Indonesia dengan restitusi dalam hukum Islam. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep atau konstruksi dari restitusi hukum positif mempunyai kesamaan atau tidak dengan konsep restitusi dalam hukum islam, serta mengetahui perbedaan, persamaan, kelebihan, serta kelemahan dalam restitusi di Indonesia dan restitusi dalam Hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian normatif, atau biasa disebut dengan Legal Research. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa restitusi di Indonesia dan restitusi dalam hukum Islam mempunyai kesamaan dalam konsepnya, yaitu restitusi merupakan restorative justice yaitu memulihkan keadaan korban, sedangkan dalam hukum islam dikenal dengan konsep al-IstiaÂ’dah yang juga berarti pemulihan korban, sedangkan perbedaan antara restitusi di Indonesia dengan restitusi dalam hukum Islam adalah mengenai prosedur untuk mendapatkannya, dalam hukum positif restitusi harus diajukan dengan cara menggabungkan gugatan sesuai dalam KUHAP pasal 98, kemudian dalam hukum Islam restitusi diberikan sebagai pengganti hukuman qisash jika keluarga korban memaafkan terpidana. Adapun kelebihan dari restitusi dalam hukum positif adalah mengembalikan hak-hak korban yang telah diambil oleh terpidana, dan kelemahannya adalah prosedur yang berbelit-belit dalam menuntut restitusi tersebut. Sedangkan kelebihan dari restitusi dalam hukum Islam restitusi diberikan secara langsung kepada korban jika keluarga korban memaafkan, dan kelemahannya adalah, restitusi itu hanya diberikan karena kejahatan pembunuhan terhadap jiwa dan pencederaan badan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law (74201)
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 22 Mar 2017 07:54
Last Modified: 22 Mar 2017 07:54
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/34933

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo