UMM Institutional Repository

Pendaftaran Sepihak Atas Merek Bersama Sebagai Dasar Adanya Itikad Tidak Baik (Studi Putusan PN. Niaga Nomor 01/ Merek/ 2013/ PN.Niaga/ Medan jo Putusan MA Nomor 581.k/ Pdt.Sus HKI/ 2013)

Suryati, Tia Luluk (2017) Pendaftaran Sepihak Atas Merek Bersama Sebagai Dasar Adanya Itikad Tidak Baik (Studi Putusan PN. Niaga Nomor 01/ Merek/ 2013/ PN.Niaga/ Medan jo Putusan MA Nomor 581.k/ Pdt.Sus HKI/ 2013). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-tialuluksu-46835-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-tialuluksu-46835-2-babi.pdf

Download (893kB) | Preview

Abstract

Keyword : Pendaftaran Sepihak, Merek Bersama, Itikad Tidak Baik Merek merupakan kekayaan yang sangat berharga secara komersial bagi pemiliknya, sehingga perlindungan hukum atas merek sangat penting agar tidak digunakan oleh pihak lain secara melawan hukum yang akan merugikan pemilik merek. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu Ahmad Syaiful Bahri dan Suparno membuktikan ada tidaknya merek sendiri atau bersama sebagai dasar adanya itikad baik atau itikad tidak baik. Pertimbangan fakta Hakim dalam membuktikan adanya itikad tidak baik pada kasus Merek “AYAM LEPAAS” terkait Putusan Nomor 01/Merek/2013/PN.Niaga/Medan Jo Putusan Nomor 581.K/Pdt.Sus-HKI/2013. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif. Sumber data berupa putusan PN. Niaga Nomor 01/ Merek/ 2013/ PN.Niaga/ Medan dan Putusan MA Nomor 581.k/ Pdt.Sus HKI/ 2013. Data penelitian dianalisa secara analisis isi (conent analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Suparno merupakan Pemakai Pertama (Asas Deklaratif) maupun Pendaftar Pertama (Asas Konstitutif) yang pada saat mengajukan permohonan pendaftaran merek hingga penerbitan sertifikat olek Direktorat Merek telah memenuhi dan melalui semua tahapan sesuai ketentuan hukum. Kemudian Judex Facti telah salah dalam menerapkan hukum, karena kurang telitinya memeriksa perkara baik mengenai penerapan, penafsiran hukum maupun fakta-fakta kejadian dimuka persidangan. Pada kenyataannya dalam pendaftaran merek oleh Suparno tidak melakukan tindakan membonceng, meniru, atau menjiplak ketenaran merek pihak lain. Kesimpulannya, secara perorangan tidak adanya bukti perjanjian kerjasama secara tertulis dan tidak adanya ketentuan pemegang saham berhak atas kepemilikan suatu merek. Kemudian Pertimbangan Hakim dalam memutus perkara merek AYAM LEPAAS tidak mempertimbangkan undang-undang nomer 15 tahun 2001 yang menganut asas konstitutif. Disarankan para pembuat regulasi hukum agar membuat peraturan perundang-undangan yang merinci jelas tentang hak kepemilikan suatu merek.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 22 Mar 2017 07:47
Last Modified: 22 Mar 2017 07:47
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/34932

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo