UMM Institutional Repository

Perceraian Di Luar Pengadilan Di Desa Sekarteja Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur NTB

Astuti, Julia (2016) Perceraian Di Luar Pengadilan Di Desa Sekarteja Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur NTB. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-juliaastut-43665-1-pendahul-n.pdf

Download (274kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-juliaastut-43665-2-babi.pdf

Download (183kB) | Preview

Abstract

Keyword : Perceraian, Penyebab Perceraian, Abstrak Perkawinan merupakan ikatan suci, dalam ikatan perkawinan terdapat dimensi ibadah yang sakral.Namun tidak menutup kemungkinan bahwa kehidupan manusia itu tidak langgeng dan ada kalanya menemui suatu kegagalan. Perselisihan kecil yang tidak dapat diselesaikan bahkan kadang-kadang menjadi masalah besar. Perselisihan yang panjang dapat menyebabkan terjadinya perceraian. Perceraian yang dilakukan masyarakat Sekarteja hanya dilakukan melalui tokoh masyarakat saja. Masyarakat memandang sah perceraian tersebut walaupun tidak dilakukan di Pengadilan Agama dan tidak mendapatkan akta perceraian dari pengadilan. Perceraian seperti ini mengakibatkan pelaku tidak dapat melakukan pernikahan selanjutnya secara sah menurut hukum positif dan banyak mendatangkan dampak negatif. Namun masyarakat masih melakukan hal tersebut. Masalah perceraian antara hukum Islam dan hukum positif memang agak berbeda, salah satunya dalam hukum Islam menurut suatu pendapat perceraian hanya perlu dipersaksikan saja sedangkan dalam hukum positif perceraian harus dilakukan di depan sidang di Pengadilan Agama. Ketentuan ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Pasal 39 ayat, Kompilasi Hukum Islam pasal 115 yang mengatur bahwa perceraian hanya dapat dilakukan di depan sidang Pengadilan setelah Pengadilan yang bersangkutan berusaha dan tidak berhasil mendamaikan kedua belah pihak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan langsung terjun ke masyarakat sehingga diperoleh data yang jelas, dan tehnik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Berdasarkan data-data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan pendekatan yuridis sosiologis, yakni dengan menggambarkan secara jelas tentang apa yang terjadi di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perceraian di luar Sidang Pengadilan lebih banyak mendatangkan kemafsadatan dibanding kemaslahatannya. Karena dengan perceraian di luar Sidang Pengadilan pelaku tidak akan mendapatkan akte cerai dan hak-haknya terlantar. Jadi, agar tidak terjadi suatu kemafsadatan maka harus adanya langkah pencegahan dari kemafsadatan tersebut yaitu dengan bercerai di depan Sidang Pengadilan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Divisions: Faculty of Islamic Studies > Department of Islamic Family Law (Ahwal Syakhshiyyah) (74230)
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 26 Oct 2016 08:14
Last Modified: 26 Oct 2016 08:14
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/34083

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo