UPAYA PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAMPELAKSANAAN PERJANJIAN KREDIT MODAL KERJABERGULIR DENGAN JAMINAN HAK ATAS TANAH(Studi di Lembaga Pengelola Usaha Mikro dan Mikro Kecil(LP-UMMK) Samarinda Pemprov Kalimantan Timur)

FITRIANI, RINI (2007) UPAYA PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAMPELAKSANAAN PERJANJIAN KREDIT MODAL KERJABERGULIR DENGAN JAMINAN HAK ATAS TANAH(Studi di Lembaga Pengelola Usaha Mikro dan Mikro Kecil(LP-UMMK) Samarinda Pemprov Kalimantan Timur). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
Upaya_Penyelesaian_Wanprestasi_Dalampelaksanaan.pdf

Download (53kB) | Preview

Abstract

Obyek penelitian sekaligus menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan Perjanjian Kredit Modal Kerja Bergulir dengan jaminan hak atas tanah antara Kelompok (KUMMK) dengan Lembaga Pengelola Usaha Mikro dan Mikro Kecil (LP-UMMK) di Kalimantan Timur? Dan bagaimana upaya-upaya penyelesaian yang dilakukan oleh Lembaga Pengelola Usaha Mikro dan Mikro Kecil (LP-UMMK) apabila Kelompok Usaha Mikro dan Mikro Kecil (KUMMK) wanprestasi terhadap perjanjian Kredit Modal Kerja Bergulir? Dalam penulisan skripsi ini metode pendekatan yang digunakan adalah yuridis sosiologis yaitu suatu penelitian yang dilakukan terhadap kenyataan nyata di masyarakat atau lingkungan masyarakat yang maksud dan tujuan untuk menemukan fakta (fact finding), kemudian dilanjutkan dengan menemukan masalah (problem-finding), kemudian menuju pada identifikasi masalah (Problem identification), dan pada akhirnya menuju kepada penyelesaian masalah (problem solution). Teknik analisa data yang digunakan adalah metode deskriptif analisis yaitu cara penelaahan masalah yang diteliti dengan menggambarkan keadaan subyek dan obyek dengan kenyataan di lapangan yang selanjutnya diuraikan dalam suatu uraian, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara secara purposive sampling dan dokumentasi pada pihak yang dianggap representatif dalam menjawab permasalahan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Lembaga Pengelola Usaha Mikro dan Mikro Kecil (LP-UMMK) diketahui bahwa perjanjian kredit yang dilaksanakan oleh Lembaga Pengelola Usaha Mikro dan Mikro Kecil (LP-UMMMK) merupakan perjanjian baku yang isinya distandarisasi oleh Pihak Lembaga. Dalam pelaksanaannya Perjanjian Kredit Modal Kerja Bergulir LP-UMMK ini, proses pemberian kredit telah sesuai dengan proses kredit pada umumnya dari tahap permohonan, analisis, keputusan permohonan, pelaksanaan sampai pada tahap pencairan kredit namun apabila dibandingkan dengan perkreditan yang dijalankan oleh perbankan, pemberian kredit oleh Lembaga Pengelola Usaha Mikro dan Mikro Kecil ini pelaksanaannya lebih mudah. Mengenai wanprestasi yang dilakukan oleh Kelompok Usaha Mikro dan Mikro Kecil (KUMMK) berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa sebagian besar bentuk wanprestasinya berupa penyalahgunaan kredit, keterlambatan dan tidak membayar pengembalian kredit. Maka dalam menyelesaikan masalah wanprestasi yang dilakukan oleh Kelompok Usaha Mikro dan Mikro Kecil (KUMMK) atas Perjanjian Kredit Modal Kerja Bergulir pihak Lembaga Pengelola Usaha Mikro dan Mikro Kecil (LP-UMMK) telah melakukan upaya-upaya yang berupa penambahan jangka waktu pengembalian kredit, teguran secara lisan maupun tertulis dan melalui pendekatan persuasif Namun dari sekian banyak kasus wanprestasi sampai akhir tahun 2006 ini belum ada yang diselesaikan melalui jalur hukum. Kata Kunci : Kredit, Usaha Mikro, Wanprestasi

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 30 Apr 2012 05:06
Last Modified: 30 Apr 2012 05:06
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/3385

Actions (login required)

View Item View Item