UMM Institutional Repository

KINERJA BADAN PENGENDALIAN LINGKUNGAN HIDUP (BPLH) DALAM MENGAWASI PENGELOLAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) PADA KAWASAN INDUSTRI DI KABUPATEN BEKASI

SHORA, AMI YUNI (2016) KINERJA BADAN PENGENDALIAN LINGKUNGAN HIDUP (BPLH) DALAM MENGAWASI PENGELOLAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) PADA KAWASAN INDUSTRI DI KABUPATEN BEKASI. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-amiyunisho-45343-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-amiyunisho-45343-2-babi.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kabupaten Bekasi merupakan daerah yang memiliki kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara. Namun, industri maupun kawasan industri yang memiliki alat pengolahan air limbah atau Instalasi Pengolahan Air Limbah tersebut kurang maksimal dalam pengolaannya, hal tersebut yang mengakibatkan terjadinya pencemaran air pada sungai. Badan Pengendalian Lingkungan hidup mempunyai tugas dalam menjaga kesimbangan lingkungan dalam mencegah terjadinya pencemaran air, salah satunya dengan mengawasi pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah pada kawasan industri. Namun, dengan adanya Badan Pengendalian Lingkungan Hidup dalam melakukan pengawasan Instalasi Pengolahan Air Limbah masih terjadinya pencemaran sungai yang disebabkan oleh limbah industri. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini ialah: pertama, bagaimana kinerja Badan Pengendalian Lingkungan Hidup dalam mengawasi pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pada kawasan industri di kabupaten Bekasi. Kedua, Apa saja kendala yang dihadapi Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) dalam mengawasi pengelolaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) pada kawasan industri di kabupaten Bekasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Peneliti akan menggambarkan bagaimana sebenarnya Pengawasan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup dalam mengawasi IPAL pada kawasan industri di kabupaten Bekasi. Sumber data berupa data primer dan data sekunder dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subyek penelitian adalah Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi dan salah satu industri. Lokasi penelitian bertempat di Kantor Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman mulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian penulis, menunjukkan bahwa kinerja Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Bekasi dalam mengawasi pengelolaan instalasi pengolahan air limbah pada kawasan industri dilakukan melalui pengawasan penataan persyaratan yang tercantum dalam izin pembuangan air limbah ke sumber air, Menghimpun bahan-bahan dan penyusunan peraturan/petunjuk teknis pengawasan pelaksanaan perizinan serta rekomendasi pengelolaan limbah B3, limbah cair, dan lokasi tempat pembuangan akhir (TPA), Menyelenggarakan kegiatan pembinaan dan pengawasan pengelolaan limbah B3, limbah cair dan udara. Kendala yang dihadapi dalam Dalam Mengawasi Pengelolan Instalasi pengolahan Air Limbah (IPAL) pada kawasan industri, keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan waktu dalam melakukan pengawasan yang tidak menyeimbangi jumlah industri dan kawasan industri dan Keterbatasan alat dalam mengukur hasil olahan air limbah. Dari temuan lapang maka dapat disimpulkan bahwa kinerja Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi dalam mengawasi pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah pada kawasan industri dikatakan kurang efektif karena jumlah sumber daya manusia yang ada sangat kurang dan mempengaruhi dalam waktu pengawasannya, hal tersebut yang menyebabkan pelaksanaannya kurang berjalan maksimal. Keterbatasan dalam memiliki alat ukur menjadi kendala dalam pengawasan karena kurang dapat mengetahui standar air limbah olahan dari instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sudah sesuai dengan baku mutu air atau belum. Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi perlu menambahkan sumber daya manusia yang ahli dalam bidangnya, membuat unit pelaksanaan teknis (UPT) pada setiap titik kawasan industri, agar pelaksanaan pengawasan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dapat berjalan efektif dan efisien.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Government Sience (65201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 19 Oct 2016 03:57
Last Modified: 19 Oct 2016 04:02
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/33799

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo