UMM Institutional Repository

PENGARUH SUHU AWAL AIR DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP PERKECAMBAHAN DAN PERTUMBUHAN BENIH SENGON (Paraserianthes falcataria (L) Nielsen)

Alvian, David Ory (2016) PENGARUH SUHU AWAL AIR DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP PERKECAMBAHAN DAN PERTUMBUHAN BENIH SENGON (Paraserianthes falcataria (L) Nielsen). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-davidoryal-43206-1-pendahul-n.pdf

Download (334kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-davidoryal-43206-2-babipe-n.pdf

Download (90kB) | Preview

Abstract

Keyword : Suhu awal, lama perendaman, perkecambahan, semai sengon, initial temperature, soaking duration, germination, seedling sengon Perkecambahan memerlukan perlakuan khusus agar dapat terjadi lebih cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mencari suhu awal air dengan lama perendaman yang optimal terhadap perkecambahan benih sengon (Paraserianthes falcataria (L) Nielsen), dan pengaruh terhadap pertumbuhan semai. Penelitian ini dilakukan di Desa Dawuhan Lor Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang Jawa Timur, pada bulan April hingga Juni. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok yang disusun secara faktorial dengan dua faktor dimana faktor pertama adalah suhu awal air yang terdiri dari 3 level yaitu S1 (50oC), S2 (75 oC), dan S3 (100oC), sedangkan faktor kedua adalah lama perendaman yang terdiri dari 3 level yaitu P1 (lama perendaman 2 hari), P2 (3 hari), dan P3 (4 hari), masing-masing diulang 3 kali ulangan, sehingga terdapat 27 unit penelitian. Setiap unit penelitian terdapat 100 benih. Peubah yang diamati meliputi tinggi hipokotil, daya kecambah, laju perkecambahan, tinggi semai, jumlah daun, diameter pangkal semai, kekuatan tumbuh semai, panjang akar, bobot basah, dan bobot kering. Data yang diperoleh nanti dianalisis ragam. Selanjutnya dilakukan uji lanjut jarak berganda Duncan p 0,05 untuk mengetahui perbedaan perlakuan yang dicobakan. Hasil analisis ragam terjadi interaksi kombinasi perlakuan terhadap tinggi hipokotil pada umur pengamatan 9, 11, dan 13 hst, dan daya kecambah dengan kombinasi perlakuan terbaik ditunjukkan oleh kombinasi perlakuan S2P3 berturut-turut (5,67 cm, 6,67 cm, 7,67 cm, dan 70,67%), serta kekuatan tumbuh semai dengan kombinasi perlakuan terbaik (S2P2 = 96%).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Forestry
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 17 Oct 2016 11:07
Last Modified: 17 Oct 2016 11:07
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/33729

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo