UMM Institutional Repository

TINDAK TUTUR INTEROGATIF DALAM TRANSAKSI JUAL BELI DI PASAR PASIRIAN KABUPATEN LUMAJANG

PINATA, KHAKA ARENGGA (2016) TINDAK TUTUR INTEROGATIF DALAM TRANSAKSI JUAL BELI DI PASAR PASIRIAN KABUPATEN LUMAJANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-khakaareng-44253-1-pendahul-n.pdf

Download (737kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-khakaareng-44253-2-babi.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Keyword : ndak tutur interogatif, jual beli, Pasar Pasirian, interrogative speech acts, buying and selling, Market Pasirian Penelitian ini berawal dari menariknya percakapan antara penjual dan pembeli di pasar Pasirian Kabupaten Lumajang yang sedang melakukan tawar menawar barang. Bahasa yang digunakan pedagang di pasar dalam peristiwa tutur mempunyai bentuk dan tujuan tertentu tanpa adanya rencana sebelumnya. Hal ini menjadi permasalahan utama yang membahas tindak tutur interogatif dalam transaksi jual beli di pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur interogatif dalam transaksi jual beli di Pasar Pasirian Kabupaten Lumajang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang dilakukan dengan metode mendeskripsikan atau menguraikan serta memaparkan data-data yang telah diperoleh, dan dilanjutkan dengan menganalisis data. Penelitian ini dikaji dengan menggunakan teori Mashun yakni, mengacu pada teknik simak, rekam, dan catat. Dalam transaksi jual beli di pasar Pasirian ditemukan adanya penggunaan jenis tindak tutur interogatif bermodus asertif (pemberian saran, pemberian penegasan, pemberian menjelaskan, pemberian informasi), direktif (perintah, pemesanan, permohonan atau meminta, pemberian saran), ekspresif (kesulitan), dan deklaratif (memutuskan, membatalkan, mengesahkan). Fungsi tindak tutur interogatif yang teridentifikasi dalam transaksi jual beli di Pasar Pasirian ada lima fungsi. Kelima fungsi tindak tutur tersebut adalah (1) fungsi untuk tukar menukar informasi faktual, misalnya untuk mengidentifikasi bertanya. (2) Fungsi untuk mengungkapkan sikap emosi, misalnya untuk mengidentifikasikan berminat atau kurang berminat. (3) Fungsi untuk mengungkapkan sikap moral, misalnya untuk mengidentifikasi setuju atau tidak setuju. (4) Fungsi untuk meyakinkan atau mempengaruhi, misalnya menyarankan. (5) Fungsi untuk sosialisasi, misalnya menarik perhatian. Berdasarkan analisis teknik tindak tutur interogatif dapat dibedakan menjadi tindak tutur langsung (literal) dan tidak langsung (nonliteral). Teknik tindak tutur langsung dikategorikan berdasarkan kalimat modus, yaitu kalimat berita, kalimat tanya, dan kalimat perintah. sedangkan tindak tutur tidak langsung dikategorikan berdasarkan kalimat modus berita dan kalimat modus tanya. Pedagang juga harus bisa memahami karater seorang pembeli ketika bertemu atau berhadapan langsung dengan pembeli yang masih baru, untuk menarik minat dan perhatian pembeli, misalnya pada saat menawarkan barang dagangannya. Pedagang hendaknya menggunakan bahasa atau tuturan interogatif yang baik, sopan, dan umum.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Indonesia Language and Literature Education (88201)
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 12 Oct 2016 08:58
Last Modified: 12 Oct 2016 08:58
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/33452

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo