UMM Institutional Repository

Repetisi pada Kumpulan Sajak Dikatakan atau Tidak Dikatakan itu Tetap Cinta Karya Tere Liye.

SABDANIYAH, UFINATUS (2016) Repetisi pada Kumpulan Sajak Dikatakan atau Tidak Dikatakan itu Tetap Cinta Karya Tere Liye. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-ufinatussa-44345-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-ufinatussa-44345-2-babi.pdf

Download (537kB) | Preview

Abstract

Keyword : Repetisi dan Kumpulan Sajak ABSTRAK Repetisi atau perulangan digunakan untuk menegaskan kata yang dianggap penting. Perulangan kata, frasa, atau klausa, baik di awal, tengah, atau akhir tampak banyak digunakan Tere Liye dalam karyanya yang berjudul Dikatakan atau Tidak Dikatakan itu Tetap Cinta (DATDITC). Untuk itu penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, makna, dan fungsi repetisi dalam kumpulan sajak DATDITC. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa kumpulan sajak Dikatakan atau Tidak Dikatakan itu Tetap Cinta karya Tere Liye yang berisi dua puluh empat puisi. Adapun data penelitian ini berbentuk kata, frasa, dan klausa yang menunjukkan adanya penggunaan repetisi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, ialah teknik dokumentasi. Teknik pengolahan data yang digunakan, ialah teknik analisis data dengan cara kategorisasi, menyajikan data, mendeskripsikan data, dan interpretasi. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa dalam kumpulan sajak DATDITC karya Tere Liye terdapat penggunaan repetisi meliputi (1) anafora berupa perulangan kata negasi, kata konjungsi, kata tanya, kata kerja, kata sandang, dan kata benda. Perulangan frasa keterangan, frasa verbal, dan frasa nominal. Terdapat pula klausa bebas, (2) repetisi simploke berupa perulangan frasa verbal, frasa nominal, dan frasa preposisional (3) repetisi mesodiplosis berupa perulangan kata perintah, kata konjungsi, dan kata kerja. Frasa verbal, frasa pronominal, dan frasa keterangan. Perulangan tersebut juga berupa klausa keterangan dan klausa adjektif, (4) repetisi epizeuksis berupa perulangan kata benda, kata negasi, kata sifat, dan kata ganti, dan (5) repetisi epistrofa berupa frasa nominal. Dari kelima repetisi tersebut yang dominan digunakan oleh Tere Liye adalah repetisi anafora. Penggunaan repetisi pada puisi Tere Liye mengungkapkan makna berupa penegasan penolakan, imperatif, definitif, penjelas, prasyarat, pertentangan, dan pertanyaan. Adapun penggunaan repetisi anafora berfungsi secara representasional, personal, dan direktif. Repetisi mesodiplosis pun berfungsi secara representasional, personal, dan direktif. Repetisi simploke, epizeuksis, dan epistrofa berfungsi secara representasional.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Indonesia Language and Literature Education (88201)
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 12 Oct 2016 08:23
Last Modified: 12 Oct 2016 08:23
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/33441

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo