UMM Institutional Repository

PENGARUH WARNA MULSA TERHADAP PERTUMBUHAN, HASIL DAN KARAKTER MORFOLOGI 6 AKSESI BENGKUANG (Pachyrhizus erosus)

Zaelani, Abdul Qodir (2016) PENGARUH WARNA MULSA TERHADAP PERTUMBUHAN, HASIL DAN KARAKTER MORFOLOGI 6 AKSESI BENGKUANG (Pachyrhizus erosus). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-abdulqodir-43521-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-abdulqodir-43521-2-babi.pdf

Download (481kB) | Preview

Abstract

Bengkuang merupakan tanaman yang memiliki batang rambat sepanjang 3 m atau 4 m, kadang lebih panjang, bulat, berambut, hijau (Azani, 2003). Pemanfaatan bengkuang saat ini banyak dikonsumsi sebagai buah segar, sehingga menyebabkan harga bengkuang sering berubah-ubah sesuai dengan jumlah permintaan konsumen. Oleh karena itu perlu adanya peningkatan kualitas umbi bengkuang untuk menghasilkan produk dengan nilai jual yang tinggi, salah satunya dapat ditingkatkan melalui pengoptimalan budidaya menggunakan mulsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan mulsa plastik dengan warna yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bengkuang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot design) dengan rancangan dasar Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) terdiri dari dua faktor. Faktor pertama sebagai petak utama adalah Mulsa yang terdiri dari dua taraf yaitu Mulsa hitam dan Mulsa Perak. Faktor kedua sebagai anak petak adalah enam aksesi tanaman bengkuang dengan kode Kdr I, Kdr II, Kdr III, Prb I, Prb II, dan Prb III. Hasil analisi ragam menunjukkan interaksi antara pengunaan mulsa dengan aksesi bengkuang berpengaruh sangat nyata terhadap berat kering brangkasan. Penggunaan mulsa berpengaruh nyata pada parameter suhu tanah sore,berat basah brangkasan, berat umbi segar, berat total umbi per petak, jumlah umbi per petak, diameter vertikal, diameter horizontal panjang, diamater horizontal pendek, panjang tanaman, jumlah daun, karakter bunga dan daun. Penggunaan mulsa hitam cenderung memiliki nilai yang tinggi pada suhu tanah sore, berat basah brangkasan jumlah umbi per petak, diameter vertikal,panjang tanaman, jumlah daun pada 5 hingga 8 mst jika dibandingkan dengan penggunaan mulsa perak. Sedangkan pada penggunaan mulsa dengan warna perak cenderung meningkatkan berat umbi segar, diameter vertikal panjang, diameter vertikal pendek, dan jumlah daun pada 4 mst jika dibandingkan dengan mulsa dengan warna hitam. Penggunaan aksesi Kdr I menyebabkan suhu tanah sore cenderung lebih rendah jika dibandingkan dengan aksesi lainnya. Pada penggunaan aksesi Kdr III cenderung memiliki berat umbi segar, berat total umbi per petak, diameter vertikal, diameter horizontal panjang, diameter horizontal pendek, sudut daun yang lebih besar jika dibandingkan dengan aksesi lainnya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agronomy
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 12 Oct 2016 06:30
Last Modified: 12 Oct 2016 06:30
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/33418

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo