UMM Institutional Repository

Analisis Jaringan Kulit Buah Pisang (Musa Sp) sebagai Sumber Belajar Biologi SMA

Wulansari, Maharani Fitri (2016) Analisis Jaringan Kulit Buah Pisang (Musa Sp) sebagai Sumber Belajar Biologi SMA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-maharanifi-44355-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-maharanifi-44355-2-babi.pdf

Download (420kB) | Preview

Abstract

Keyword : Jaringan, Tanaman Pisang, Sumber Belajar, AtlasZ Buah pisang merupakan buah yang berkembang dari alat-alat kelamin betina, tetapi seringkali bagian-bagian lain pada bunga ikut serta dalam menyusun buah. Kulit buah (perikarpium) sebelum masaknya buah tidak mengalami diferensiasi jaringan yang berarti (Soerodikoesomo, 1987). Buah pisang juga berkembang dari bakal buah terbenam dan pada dasarnya merupakan buah buni. Selama perkembangan buah, jumlah sel bertambah dan jaringan parenkim mungkin tetap parenkimatik. Pada buah dapat dibedakan antara eksokarpium, mesokarium dan endokarpium. Pada bagian eksokarpium terdiri dari episermis, hypodermis, dan aerenkima. Mesokarpium yang terdiri dari sel-sel besar memanjang sedangkan endokarpium hanya terdiri dari pati dan epidermis saja (Fanh, 1987). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan menganalisis jaringan kulit buah pisang yang digunakan serta pengembangan berupa sumber belajar biologi. Penelitian ini mengamati bagian kulit buah pisang ambon dan pisang klutuk sebelum dan setelah proses pematangan. Jaringan yang diamati pada penelitian ini merupakan jaringan epidermis, parenkim, jaringan pengangkut serta amilum dan laticifer yang ditemukan pada kulit buah pisang setelah proses pematangan. Metode yang digunakan untuk mengamati jaringan pada kulit buah pisang (Musa sp) sebelum dan sesudah mengalami proses pemasakan yang disayat pada tiga bagian yaitu bagian pangkal tengah dan ujung yang masing-masing disayat secara melintang dan membujur adalah dengan menggunakan mikroskop cahaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan kulit buah pisang ambon, kulit buah pisang klutuk sebelum dan setelah proses pemasakan adalah sama. Perubahan dalam bentuk maupun susunan sel selama pematangan tidak berhubungan dengan pertumbuhan buah serta pengembangan tetapi hasil modifikasi di dinding sel pada lamella tengah. kerusakan sel, keruntuhan, pembentukan ruang udara dan pemisahan sel dalam struktur kulit meningkat secara proporsional dengan pematangan. Hasil penelitian tentang jaringan kulit buah pisang (Musa sp) dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi berupa atlas jaringan kulit buah pisangbloc

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education (84205)
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 11 Oct 2016 04:02
Last Modified: 11 Oct 2016 04:02
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/33349

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo