UMM Institutional Repository

PERBAIKAN KUALITAS PRODUK SHUTTLE COCK DENGAN SIX SIGMA ( Studi Kasus di CV. Anggi Jaya )

HARIANTO, MUHAMMAD TONI (2016) PERBAIKAN KUALITAS PRODUK SHUTTLE COCK DENGAN SIX SIGMA ( Studi Kasus di CV. Anggi Jaya ). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-muhammadto-42914-1-daftari-k.pdf

Download (708kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-muhammadto-42914-2-babi.pdf

Download (196kB) | Preview

Abstract

Keyword : Shuttle cock, Cacat, Six Sigma, Fishbone Diagram, FMEA CV. Anggi Jaya merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi Shuttle cock dan terletak di kota malang, Jawa Timur. Pada kondisi proses produksi saat ini di perusahaan terindikasi terjadi kecacatan yang timbul pada produksi Shuttle cock. Hal ini dideteksi dengan peningkatan jumlah produk cacat yang tidak memenuhi standart kualitas baik dari perusahaan. Cacat yang terjadi pada produksi Shutlle cock saat ini diakibatkan kesalahan pengadaan bahan baku shuttle cock, dan proses produksi. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengetahui penyebab terjadinya cacat dan memberikan perbaikan kualitas produksi shuttle cock dengan six sigma agar jumlah produk cacat dapat dikurangi. Tahap-tahap penelitian ini meliputi: pertama adalah tahap define,mengidentifikasi jenis cacat, flowchart proses produksi dan prosentase kumulatif produk cacat. Sedangkan pada tahap measure, menentukan atribut produk yang kritis terhadap kualitas CTQ (Critical To Quality), pengukuran level cacat dalam bentuk DPMO dan level sigma yang akan dijadikan landasan kinerja awal. Selanjutnya, pada tahap analyze melaah jenis cacat yang menjadi tumpuan utama masalah dalam upaya peningkatan kualitas dan faktor apa saja yang menjadi penyebab munculnya kecacatan dengan menggunakan fishbone diagram. Tahap selanjutnya adalah improve, dengan menggunakan failure mode and effect analysis (FMEA) untuk membantu dalam menentukan rekomendasi perencanaan tindakan berdasarkan perbaikan yang dapat diterapkan untuk mengurangi level kecacatan. Dari hasil penelitian cacat yang paling dominan adalah bulu patah dan shuttle cock goyah. Rekomendasi perbaikan yang diberikan pada tahapan improve, yaitu bagi departemen quality control perlu adanya prosedural alur kegiatan yang jelas terstruktur bagi tiap tahapan proses produksi di perusahaan. Pada tiap-tiap lini produksi memunculkan rekomendasi berupa standar operating procedure (SOP) untuk prosedur mekanisme kegiatan produksi dan masing-masing kriteria cacat yang paling dominan terjadi akan mendapatkan tindakan perbaikan sesuai dengan penyebab cacat yang terjadi serta unit kerja pada tiap lini produksi tersebut

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education (84205)
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 11 Oct 2016 03:30
Last Modified: 11 Oct 2016 03:30
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/33338

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo