UMM Institutional Repository

PREVALENSI TELUR SOIL TRANSMITED HELMINTH (STH) PADA BAGIAN LUAR TUBUH LALAT HIJAU (Chrysomya megacephala) DI TPS PASAR MERJOSARI MALANG

ISLAMI, FIRMAN AKBAR (2016) PREVALENSI TELUR SOIL TRANSMITED HELMINTH (STH) PADA BAGIAN LUAR TUBUH LALAT HIJAU (Chrysomya megacephala) DI TPS PASAR MERJOSARI MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-firmanakba-43510-1-pendahul-n.pdf

Download (356kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-firmanakba-43510-2-babi.pdf

Download (330kB) | Preview

Abstract

Keyword : Chrysomya megacephala, Soil Transmitted Helminth, TPS Pasar Merjosari Malang ABSTRAK Pembimbing: (I) Prof. Dr. dr. Soebaktiningsih, DTM&H. MSc.Trop.Med, Sp.Par.K. Pembimbing:(II) dr. Abi Noor Wahyono, M.Kes. Sp.An Latar Belakang: Chrysomya megacephala mempunyai peranan yang penting dalam kesehatan masyarakat antara lain sebagai vektor mekanis mikro organisme patogen salah satunya Soil Transmitted Helminth Tujuan: Mengetahui prevalensi telur Soil Transmitted Helminth (STH) pada bagian luar tubuh lalat hijau (Chrysomya megacephala) di TPS pasar Merjosari Malang (25 Maret-18 April 2015) Motode: Penelitian observasional deskriptif. Sampel yang digunakan adalah Chrysomya megacephala yang ditangkap dengan fly net seminggu satu kali pada jam 07.00-08.00 selama satu bulan. Kemudian lalat di identifikasi berdasarkan genus dan jenis kelamin di laboratorium Biomedik FK-UMM. Lalat Chrysomya megacephala dicuci dengan 5cc alkohol 70% dan 2 tetes sabun cuci tangan. Air cucian dipusingkan, endapannya diambil diletakkan diatas objek glass, dilihat dibawah mikroskop lalu di foto. Analisis data didapat dari hasil penangkapan lalat di lapangan dan hasil pemeriksaan laboratorium yang dikumpulkan kemudian ditabulasi dalam bentuk tabel Hasil Penelitian dan Diskusi: Sebanyak 980 ekor Chrysomya megacephala yang ditangkap dengan fly net, lalat betina lebih banyak (915 ekor) dari pada lalat jantan (65 ekor), hal ini karena umur lalat betina lebih panjang. Prevalensi telur STH (telur Ascaris lumbricoides) 0,2% pada Chrysomya megacephala betina, hal ini karena ukuran tubuh lalat betina lebih besar dari pada jantan Kesimpulan: Lalat betina ditangkap lebih banyak dari jantan dan pada lalat betina terdapat 2 butir telur Ascaris lumbricoides. Untuk penelitian selanjutnya dicari mikro organisme lain dibagian luar tubuh Chrysomya megacephala dan pada genus lalat lainnya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Medicine (11201)
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 05 Oct 2016 10:17
Last Modified: 05 Oct 2016 10:17
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/33051

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo