UMM Institutional Repository

STUDI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK MAKROLIDA PADA PASIEN EKSASERBASI PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS (PPOK) (Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum Karsa Husada Batu)

YURISTIADI, DEFRY DWIKI (2016) STUDI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK MAKROLIDA PADA PASIEN EKSASERBASI PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS (PPOK) (Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum Karsa Husada Batu). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-defrydwiki-44426-1-pendahul-n.pdf

Download (716kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-defrydwiki-44426-2-bab1.pdf

Download (281kB) | Preview

Abstract

Keyword : Makrolida, PPOK, Eksaserbasi ABSTRAK Pembimbing : Hidajah Rachmawati, S.Si., Apt., Sp.FRS, Drs. Didik Hasmono, Apt., M.S Latar Belakang : Eksaserbasi Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) adalah perburukan respirasi yang lebih parah dari gejala normal PPOK. Pasien PPOK yang memburuk dapat mengalami dispnea dan mengalami peningkatan volume sputum atau peningkatan kandungan nanah pada sputum. Pada terapi farmakologi eksaserbasi PPOK makrolida merupakan antibiotik First choice dengan mekanisme efek antiinflamasi, penurunan virulensi bakteri, dan pengurangan hipersekresi lendir. Tujuan : Menganalisis profil penggunaan obat dan pola penggunaan obat Antibiotik makrolida pada pasien PPOK terkait dosis, rute pemberian, interval pemberian, efek samping, interaksi obat, dan outcome terapi yang dikaitkan dengan data klinik dan laboratorium. Metode : Observasional retrospektif, dengan penyajian data secara deskriptif. Kriteria inklusi meliputi pasien rawat inap dengan diagnosis eksaserbasi PPOK di RSU Karsa Husada Batu, dengan data RMK meliputi data terapi antibiotik makrolida dan obat lain yang menyertai. Kriteria eksklusi pasien yaitu pasien PPOK yang menerima antibiotik makrolida pada saat KRS. Hasil dan Kesimpulan : Pola penggunaan antibiotik makrolida yang paling banyak digunakan adalah makrolida kombinasi (90%) yaitu kombinasi Azitromisin (1x500mg) po dengan Ceftriaxone (2x1g) iv sebanyak 10 pasien (48%) dan makrolida tunggal sebanyak 2 pasien (10%). Penggunaan dosis, rute, frekuensi dan lama pemberian makrolida sudah sesuai dengan beberapa literatur.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Health Science > Department of Pharmacy (48201)
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 04 Oct 2016 03:50
Last Modified: 04 Oct 2016 03:50
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/32918

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo