UMM Institutional Repository

PENETAPAN KADAR RESIDU ANTIBIOTIK ERITROMISIN DAN DOKSISIKLIN PADA GINJAL AYAM BROILER DENGAN METODE KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI (Penelitian pada Peternakan Ayam Broiler di Kecamatan Jabung Kabupaten Malang)

FIRDAUSY, EVY FEBRY (2016) PENETAPAN KADAR RESIDU ANTIBIOTIK ERITROMISIN DAN DOKSISIKLIN PADA GINJAL AYAM BROILER DENGAN METODE KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI (Penelitian pada Peternakan Ayam Broiler di Kecamatan Jabung Kabupaten Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-evyfebryfi-44490-1-pendahul-n.pdf

Download (739kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-evyfebryfi-44490-2-babi.pdf

Download (298kB) | Preview

Abstract

Keyword : Residu antibiotik, Eritromisn, Doksisiklin, Ayam broiler, KCKT ABSTRAK Tujuan: Menentukan adanya residu antibiotic eritromisin dan doksisiklin pada ginjal ayam broiler dan besarka dari residu tersebut pada ginjal ayam broiler dengan menggunakan metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) Metode: Analisis residu antibiotic eritromisin dan doksisiklin dilakukan dengan menggunakan KCKT. Sampel ginjal ayam broiler diekstraksi kemudian dilakukan pengujian secara kualitatif dan kuantitatif. Uji kualitatif meliputi retention time (Rt), match factor, λ maks, dan peak purity. Setelah diuji kualitatif kemudian sampel diuji secara kuantitatif yang meliputi linearitas dan perhitungan kadar residu antibiotik. Hasil: Pada replikasi sampel ginjal ayam broiler menggunakan KCKT, semua sampel memberikan retention time (Rt) yang sama dengan baku eritromisin yaitu dikisaran 4,7menit. Ditinjaudari parameter lainnyaseperti λ maks, resolusi, Peak Impurity, danpeak purity,semuamemilikinilai yang mendekatisyaratkecualimatch factor yang disebabkankarenaeritromisin yang adapada organ ginjaladalaheritromisin yang telahtermetabolismemenjadimetabolitnyayaituDes-N-methyl-erythromycin. Kadar residueritromisin yang didapatkandalamsampelginjalayam broiler adalah 107,4710 mg/kg padasampel R1, sampel R2 sebesar 108,0154 mg/kg, sampel R3 sebesar 107,9060 mg/kg Kesimpulan: Kadar Residu doksisiklin tidak dapat ditentukan besar kadarnya dikarenakan standar doksisiklin terdegradasi, namun secara kualitatif Rt dan peak purity doksisiklin memenuhi syarat parameter uji. Kadar rata-rata residu eritromisin pada sampel adalah 107,7975 ± 0,2879 mg/kg sampel.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Health Science > Department of Pharmacy (48201)
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 04 Oct 2016 03:00
Last Modified: 04 Oct 2016 03:00
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/32901

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo