UMM Institutional Repository

KONSTRUKSI PEMBERITAAN "DINAMIKA PERPECAHAN PARTAI GOLONGAN KARYA (GOLKAR)" DI MEDIA ONLINE (Analisis Framing pada Kompas.com dan Viva.co.id edisi Juni 2015)

PUTRI, ERMA YULIA (2016) KONSTRUKSI PEMBERITAAN "DINAMIKA PERPECAHAN PARTAI GOLONGAN KARYA (GOLKAR)" DI MEDIA ONLINE (Analisis Framing pada Kompas.com dan Viva.co.id edisi Juni 2015). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-ermayuliap-43566-1-pendahul-x.pdf

Download (571kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-ermayuliap-43566-2-babi.pdf

Download (84kB) | Preview

Abstract

Dinamika partai Golkar hampir selalu menarik, sehingga tidak pernah sepi dari berita dan sorotan media. Dualisme kepemimpinan dalam tubuh Partai Golongan Karya yang dihasilkan dari dua Munas ditempat berbeda yakni Munas di Bali yang memenangkan Aburizal Bakrie sebagai ketua umum serta Agung Laksono dari hasil Munas Jakarta, menjadikan pemberitaan politik di berbagai media kembali memanas. Dua media online yang kemudian tidak tertinggal mengkonstruksi konflik internal ini adalah kompas.com dan viva.co.id yang kemudian dijadikan sebagai objek penelitian. Pemilihan kedua media online tersebut sebagai objek utama penelitan juga didasari atasa beberapa faktor, terlebih yakni tentang banyaknya pengunjung kedua media online tersebut. Pemilihan media online Viva.co.id ini semakin menarik dikarenakan media online ini adalah milik Abu Rizal Bakrie (ARB) yang merupakan tokoh Partai Golongan Karya. Sedangkan untuk Kompas.com sendiri Soegeng Sarjadi School of Goverment (SSSG) mengadakan telesurvei untuk kategori media terpopuler 2013. Detik.com, Kompas.com dan Majalah Tempo masuk kategori sebagai media terpopuler tahun ini. Selain itu, Kompas.com dipilih karena haluan politik Kompas.com bersifat netral atau tidak berpihak pada parpol tertentu. Dari latar belakang tersebut dapat dibuat rumusan masalah, Bagaimana konstruksi pemberitaan "Dinamika Perpecahan Partai Golongan Karya (Gokar)" pada Kompas.com dan viva.co.id ? Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan interpretatif. Dasar penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis framing untuk mencari bagaimana realitas yang dibentuk dan dikonstruksi oleh media. Analisis framing adalah strategi konstruksi dan memproses berita. Perangkat kognisi yang digunakan dalam menkode informasi, menafsirkan peristiwa dan dihubungkan dengan rutinitas dan konvesksi pembentukan berita. Model analisis framing yang digunakan dalam mengalisis implementasi prinsip-prinsip jurnalisme dalam isu fenomena konflik internal Partai Golongan Karya pada media online kompas.com dan viva.co.id, adalah model framing yang dikemukakan oleh Zhongdang Pan dan Gerald M.Kosicki. Pan dan Kosicki membedakan dua hal yang berperan dalam penelitian analisis framing, yaitu faktor psikologis dan sosiologis. Dari hasil pengolahan data kemudian dihasilkan bahwa, secara teknis berita ada beberapa perbedaan pada media online kompas.com dan viva.co.id tersebut. Kompas memang selangkah lebih krtitis dan berani dalam setiap pemberitaan kasus politik. Dalam pemberitaan kasus dualisme kepemimpinan Partai Golkar ini Kompas lebih general (umum) dan seimbang dalam setiap pemberitaannya, terbukti dalam lima berita yang disajikan Kompas memaparkan perkembangan dua kubu dalam konflik dualisme tersebut yakni Kubu Aburizal Bakrie dan Agung Laksono. Fokus pemberitaan Kompas masih pada konflik dualisme kepemimpinan hasil Munas Bali dan Munas Jakarta. Secara konten teks dan elemen berita Kompas masih konsisten dengan penggunaan narasumber sebagai sumber berita, memperhatikan kelengkapan isi berita melalui 5W+1H dan penggunaan kata serta kalimat yang mudah difahami oleh pembaca. Sedangkan untuk media online Viva.co.id, faktor kepemilikan media membuat lima pemberitaan yang dimuat oleh Viva terkait isu konflik dalam tubuh Partai Golkar tidak seimbang, cenderung memojokkan kubu Agung Laksono, terbukti dengan adanya pemberitaan yang bersifat intervensi yakni pada judul berita "Bubarkan Musda Kubu Agung, Polisi Dinilai Sudah Benar". Fokus pemberitaan viva.co.id ini bukan lagi pada konflik dualisme kepemimpinan karna kubu Aburizal Bakrie hasil Munas Bali dianggap sudah memenangkan atas hak kepemimpinan Partai Golkar. Secara konten teks dan isi berita tidak berbeda jauh dengan kompas. Viva juga memperhatikan penggunaan narasumber dan kelengkapan 5W+1H, yang membedakan hanya pada arah pemberitaannya yang cenderung tentang perkembangan Golkar kubu Aburizal Bakrie yang lebih dikedepankan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science (70201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 27 Sep 2016 08:45
Last Modified: 02 Feb 2018 07:09
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/32575

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo