UMM Institutional Repository

RANAH PRIVAT DALAM FREKUENSI PUBLIK (Analisis Wacana dalam Program Acara Persalinan Ashanty "Anakku Buah Hati Anang Ashanty" di Stasiun Televisi RCTI)

Prasetio, Adi (2016) RANAH PRIVAT DALAM FREKUENSI PUBLIK (Analisis Wacana dalam Program Acara Persalinan Ashanty "Anakku Buah Hati Anang Ashanty" di Stasiun Televisi RCTI). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-adipraseti-43567-1-pendahul-d.pdf

Download (349kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-adipraseti-43567-2-babi.pdf

Download (180kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini didasari oleh atas fenomena tayangan program acara yang beragam macam cara stasiun televisi dalam membingkai suatu acara dengan sudut pandang menarik untuk diungkap. Televisi sebagai media komunikasi publik mempunyai peranan yang sangat penting dalam penyampaian secara tepat dan akurat. Bahasa atau sebuah wacana dari sebuah media televisi tidaklah dianggap sebagai hal yang biasa, terdapat makna yang tersembuyi dari setiap struktur dialog yang digunakan. Tujuan penelitian ini pun dilakukan dengan maksud mengungkap bagaimanakah ranah privasi selebritis dikosntruksi oleh RCTI. Melalui penelitian ini peneliti menggunakan rumusan masalah bagaimanakah ranah privasi selebritis dikonstruksi oleh stasiun televisi RCTI. Dengan teknik pengumpulan data menggunakan sumber tayangan televisi yang telah diunduh sebelumnya melalui media sosial, lalu peneliti menggabungkan hasil komparasi dari data yang sudah dianalisis dengan model teori analisis wacana Teun A. Van Djik. Lalu peneliti menganalisis unit kerja penelitian mengarah kepada dialog, wawancara, hingga alur cerita tayangan. Maka hasil penelitian ini peneliti bisa disimpulkan bahwasanya pentingnya sebuah frekuensi publik dalam industri pertelevisian ini bukan hanya untuk sekedar memenuhi kepentingan masyarakat secara luas dalam hal hiburan dan informasi saja, melainkan sebagai alat indikator penilaian minat masyarakat dalam menikmati tayangan yang disajikan oleh RCTI. Berlangsungnya ranah privat dalam frekuensi publik pun memunculkan berbagai opini publik terkait dengan panjangnya jam tayang sehingga isi siaran televisi yang minim dengan informasi yang bermanfaat pun lebih banyak dipertontonkan. Konstruksi yang dilakukan oleh RCTI ingin bersaing dengan stasiun rivalnya yang sebelumnya menayangkan tayangan yang sama. Keterkaitan selebritis dibahas secara gamblang dan menyeluruh, para pemilik media bisa saja mengklaim bahwa program televisi mereka layak untuk ditayangkan secara luas. Namun diluar masalah konten, hal yang paling mendasar yang harus disadari oleh semua orang adalah bahwa frekuensi yang digunakan oleh televisi adalah sumber daya yang terbatas menurut UU penyiaran di Indonesia. Hal inilah menjadikan sebuah tayangan memperkuat asumsi peneliti bahwasanya tayangan televisi haruslah memberikan manfaat baik secara informasi maupun hiburan, bukan hanya menjadikan sebuah tayangan bersifat privasi bagi para kaum ideologi pemilik televisi dalam menyampaikan tujuan pribadinya tersebut. Dalam prakteknya pun KPI selaku Komisi Penyiaran Indonesia mempunyai kewenangan penuh dalam memfilter tayangan sehingga nantinya tayangan seperti ini tepat sasaran hingga pada akhirnya jam tayangan pun tidak melebihi batas yang telah ditentukan oleh Undang-undang penyiaran yang berlaku.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science (70201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 27 Sep 2016 07:40
Last Modified: 01 Feb 2018 07:13
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/32574

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo