UMM Institutional Repository

ANALISIS TREND PRODUKSI BUAH-BUAHAN DI JAWA TIMUR

Kopen, Leni (2005) ANALISIS TREND PRODUKSI BUAH-BUAHAN DI JAWA TIMUR. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2005-lenikopen0-3326-PENDAHUL-N.pdf

Download (286kB) | Preview

Abstract

Sebagai negara tropis Indonesia memiliki berbagai macam buah-buahan yang banyak diminati, yaitu buah apel manalagi, jeruk siam, mangga manalagi, pepaya Thailand dan pisang Ambon meskipun bukan merupakan kebutuhan primer, tetapi buah apel manalagi, jeruk siam, mangga manalagi, pepaya Thailand dan pisang Ambon banyak dibutuhkan penduduk dunia. Kegunaan buah-buahan tersebut sebagai bahan pangan yang kaya vitamin dan zat-zat yang penting untuk kesehatan. Pengembangan produksi buah apel manalagi, jeruk siam, mangga manalagi, pepaya Thailand dan pisang Ambon merupakan salah satu aspek dalam pembangunan pertanian. Buah-buahan tersebut termasuk dalam kelompok yang pengembangannya mendapat perhatian dari pemerintah. Tumbuhnya gizi di kalangan masyarakat dan semakin tingginya pendapatan masyarakat akan berpengaruh terhadap peningkatan permintaan komoditas buah apel manalagi, jeruk siam, mangga manalagi, pepaya Thailand dan pisang Ambon. Di samping itu, Jawa Timur sebagai salah satu dari beberapa sentral produksi buah apel manalagi, jeruk siam, mangga manalagi, pepaya Thailand dan pisang Ambon yang diharapkan mampu berperan dalam pengembangan produksi buah-buahan di tingkat nasional. Berdasarkan latar belakang di atas, maka tujuan penelitian sebagai berikut: (a). Mengetahui trend produksi buah apel manalagi, jeruk siam, mangga manalagi, pepaya Thailand dan pisang Ambon yang ada di Jawa Timur pada tahun 1994-2002. (b). Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi trend produksi buah apel manalagi, jeruk siam, mangga manalagi, pepaya Thailand dan pisang Ambon di Jawa Timur. Hipotesis: (a). Diduga trend produksi buah apel manalagi, jeruk siam, mangga manalagi, pepaya Thailand dan pisang Ambon semakin meningkat di Jawa Timur. (b). Diduga faktor-faktor produksi mempengaruhi trend produksi buah apel manalagi, jeruk siam, mangga manalagi, pepaya Thailand dan pisang Ambon di Jawa Timur. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja di propinsi Jawa Timur dengan pertimbangan Jawa Timur merupakan salah satu sentral produksi buah apel manalagi, jeruk siam, mangga manalagi, pepaya Thailand dan pisang Ambon. Metode pengumpulan data menggunakan data sekunder. Sumber data penelitian sebagian besar diambil dari BPS. Data-data yang diperlukan berasal dari Neraca Bahan Makanan Jawa Timur, Jawa Timur dalam Angka, Produksi Tanaman Buah-Buahan di Jawa Timur dan Statistik Luas Lahan Panen Pertanian di Jawa Timur. Data lain yang diperoleh dari instansi terkait dan sumber lainnya termasuk penelitian sebelumnya. Data dianalisis dengan: (a). Analisis trend yaitu untuk mengetahui trend produksi buah apel manalagi, jeruk siam, mangga manalagi, pepaya Thailand dan pisang Ambon di Jawa Timur pada tahun 1994 sampai tahun 2002. (b). Analisis regresi linear berganda, yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi trend produksi buah apel manalagi, jeruk siam, mangga manalagi, pepaya Thailand dan pisang Ambon. Dari hasil penelitian analisis trend diketahui bahwa trend produksi apel manalagi di Jawa Timur tahun 1994-2002 mengalami penurunan sebesar -5598.35 ton per tahun. Sedangkan produksi jeruk siam, mangga manalagi, pepaya Thailand dan pisang Ambon mengalami peningkatan. Trend produksi jeruk siam meningkat sebesar 6991 ton per tahun, trend produksi mangga manalagi sebesar 29262 ton per tahun, trend produksi pepaya Thailand sebesar 44534 ton per tahun dan trend produksi pisang Ambon meningkat sebesar 65499 ton per tahun. Hasil uji regresi linear berganda secara keseluruhan faktor-faktor yang mempengaruhi produksi apel manalagi, jeruk siam, mangga manalagi, pepaya Thailand dan Pisang Ambon adalah luas areal, produktivitas, harga produsen dan jumlah populasi tanaman. Produksi apel manalagi diperoleh F hitung = 11,776  F tabel 5% = 6,98% dan koefisien determinasi sebesar 87,6%. Produksi jeruk siam diperoleh F hitung = 7,791  F tabel 5% = 6,98% dan koefisien determinasi sebesar 73,6%. Produksi Mangga manalagi diperoleh F hitung = 7,638  F tabel 5% = 6,98% dan koefisien determinasi sebesar 62,1%. Produksi pepaya Thailand diperoleh F hitung = 9,103  F tabel 5% = 6,98% dan koefesien determinasi sebesar 67,8%. Produksi pisang Ambon diperoleh F hitung = 6,990  F tabel 5% = 6,98% dan koefisien determinasi sebesar 87,3%.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agribusiness
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 20 Jul 2016 04:53
Last Modified: 20 Jul 2016 04:53
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/32504

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo