UMM Institutional Repository

PENGETAHUAN LOKAL PETANI DALAM BUDIDAYA TANAMAN GANDUM "Triticum Spp" (Studi Kasus di Desa Podokoyo Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan)

Sulistiowati, Retno (2008) PENGETAHUAN LOKAL PETANI DALAM BUDIDAYA TANAMAN GANDUM "Triticum Spp" (Studi Kasus di Desa Podokoyo Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2008-retnosulis-11888-PENDAHUL-N.pdf

Download (138kB) | Preview

Abstract

Pada dasarnya, petani telah memiliki pengetahuan lokal mengenal ekologi, pertanian, dan kehutanan yang terbentuk secara turun-temurun dari nenek moyang mereka dan berkembang seiring dengan jalannya waktu. Pengetahuan lokal ini berkembang dalam lingkup lokal, menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat. Sebagai aktor utama yang paling mengenal kondisi lingkungan, dimana ia tinggal dan bercocok tanam, petani memiliki kearifan (farmer wisdom) tertentu dalam mengelola sumberdaya alam. Kearifan inilah yang kemudian menjadi dasar dalam mengadopsi informasi dan teknologi sehingga menghasilkan pengetahuan lokal yang sesuai dengan kondisi pertanian setempat. Seperti pada pengembangan tanaman gandum di Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan, petani memiliki pengetahuan lokal mengenai budidaya tanaman gandum. Dengan melihat latar belakang di atas, terdapat beberapa permasalahan yang perlu dikaji, yaitu: 1. Bagaimana kondisi sosial ekonomi petani gandum di Desa Podokoyo Kecamatan Tosari? 2. Bagaimana pengetahuan lokal petani mengenai budidaya tanaman gandum diperoleh? 3. Apa saja bentuk-bentuk pengetahuan lokal petani dalam membudidayakan tanaman gandum? 4. Bagaimana cara pandang petani terhadap pengetahuan lokal mengenai budidaya tanaman gandum itu bagi petani? Dengan melihat rumusan masalah yang ada, maka tujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk mengidentifikasi kondisi sosial ekonomi petani gandum di Desa Podokoyo Kecamatan Tosani. 2. Untuk mengetahui bagaimana pengetahuan lokal mengenai budidaya tanaman gandum diperoleh. 3. Untuk mengetahui bentuk-bentuk pengetahuan lokal petani dalam membudidayakan tanaman gandum. 4. Untuk mengetahui cara pandang petani terhadap pengetahuan lokal petani mengenai budidaya tanaman gandum Penentuan tempat penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive) yaitu di Desa Podokoyo Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan dengan pertimbangan bahwa desa tersebut merupakan daerah sentra pengembangan tanaman gandum di Jawa Timur. Responden berasal dari petani tentunya yang membudidayakan tanaman gandum. Jumlah anggota Kelompok Tani Sumber Makmur yang membudidayakan tanaman gandum terdapat 36 orang, maka subjek dapat diambil semua secara sensus sebagai responden penelitian ini. Data yang diguanakan adalah data primer yang diambil dengan menggunakan angket (kuisioner) dan wawacancara dengan responden berdasarkan pertanyaan terstruktur, dan data sekunder yang diperoleh dari internet dan instansi-instansi yang terkait dengan penelitian ini. Alat analisa data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Di mana hasil-hasil pengamatan akan dijelaskan secara sistematis, yang ditunjang dengan bukti-bukti di lapang, yang berupa data statistik deskriptif dalam bentuk tabel dan persentase. Dan kemudian untuk hasil wawancara mendalam dengan berbagai responden yang tidak dapat disajikan dalam bentuk statistik, akan disajikan dalam bentuk penjelasan atau narasi yang disertai foto-foto dan dokumentasi pelengkap lainnya. Dari pembahasan maka dapat diketahui bahwa kondisi sosial ekonomi petani gandum beragam. Jika dilihat dari aspek demografi, petani berada dalam usia produktif, pendidikan petani yang rendah (setara SD), dan pengalaman petani dalam membudidayakan tanaman gandum masih baru dilakukan 1-4 kali musim tanam. Jika dilihat dari kebiasaan dalam pemanfaatan lahan, pola tanam yang digunakan petani adalah pola gilir yang bertujuan untuk memutus siklus hidup hama dan penyakit. Sebagian petani memiliki tanah berstatus milik sendiri dan sebagian lagi dengan status sewa. Minat petani membudidayakan tanaman gandum memiliki 3 alasan yaitu: rotasi / pergiliran tanaman, pemanfaatan lahan dan adanya sarana pasar yang tersedia. Tujuan petani membudidayakan tanaman gandum adalah komersial yaitu memperoleh keuntungan maksimal dengan cara menjual seluruh hasil produksi tanaman gandum. Petani pertama kali memperoleh informasi mengenai tanaman gandum bersumber dari Bapak Yuli Sungkowo selaku perintis budidaya tanaman gandum di Kecamatan Tosari. Saluran komunikasi yang digunakan adalah saluran interpesonal, dan pembicaraan mulut ke mulut ataupun dari media pertemuan kelompok. Bentuk-bentuk pengetahuan lokal petani mengenai budidaya tanaman gandum kecenderungan masih seragam, kanena masih berkembang dalam lingkup lokal (kelompok tani) yaitu dalam hal pengaturan waktu tanam, cara menanam, pengairan, perlindungan hama dan penyakit serta pascapanen. Dalam hal pemilihan benih gandum, perencanaan pengaturan jarak tanam, pemupukan dan panen masing-masing petani berbeda sesuai dengan kebutuhan masing-masing petani. Pengetahuan petani masih terbatas pada apa yang mereka rasakan secara langsung melalui pengamatan dan apa yang dapat dipahami berdasarkan konsep dan logika mereka, sehingga petani masih sering menghadapi permasalahan ketika membudidayakan tanaman gandum seperti iklim dan penggunaan saprodi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture and Animal Husbandry > Department of Agribusiness (54201)
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 20 Jul 2016 03:56
Last Modified: 20 Jul 2016 03:56
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/32477

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo