UMM Institutional Repository

PENGARUH PENGGUNAAN FLY ASH PADA BETON MUTU NORMAL DAN MUTU TINGGI DITINJAU DARI KUAT TEKAN DAN ABSORBSI

LEOVIE HAF, BORRIS BERQA (2011) PENGARUH PENGGUNAAN FLY ASH PADA BETON MUTU NORMAL DAN MUTU TINGGI DITINJAU DARI KUAT TEKAN DAN ABSORBSI. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-borrisberq-21816-BAB+I.pdf

Download (131kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-borrisberq-21816-PENDAHUL-N.pdf

Download (792kB) | Preview

Abstract

Dengan latar belakang pemanfaatan limbah hasil pembakaran batubara yang banyak terdapat di Negara Indonesia dan untuk mendapatkan suatu alternatif baru dalam pengembangan teknologi beton dengan penggunaan semen seefisien mungkin. Maka, teknologi desain campuran beton terus dikembangkan. Salah satunya material Fly Ash yang digunakan sebagai cementious dan additive dalam desain campuran beton. Penggunaan Fly Ash pada beton mutu K300 dan K500. Untuk mengetahui kuat tekan dan absorbsi digunakan benda uji kubus ukuran tiap sisinya 15cm. Dengan metode perencanaan campuran beton DOE (Development of Environmental). Pada mutu K300 dengan FAS 0.63, slump 3cm - 6cm dan pada K500 dengan FAS 0.41, slump 8cm - 12cm. Dengan variasi Fly Ash 0%, 30% cementious dan 30% additive dari berat total semen. Pengujian kuat tekan dilakukan saat umur beton 7, 14 dan 28 hari. Untuk absorbsi diuji saat umur beton 28 hari. Dalam penelitian ini, beton mutu K300 dan mutu K500 menunjukan reaksi yang sama pada setiap variasi campuran beton. Fly Ash sebagai additive lebih baik, dibandingkan dengan sebagai cementious. Karena kedua benda uji menunjukan peningkatan kuat tekan beton sebesar 10% dari beton tanpa Fly Ash. Dan Fly Ash sebagai cementious menunjukan penurunan kuat tekan beton sebesar 10% dari beton tanpa Fly Ash. Dimana rata-rata kuat tekan pada mutu K300 adalah sebesar 362 kg/cm2 untuk beton tanpa Fly Ash, 273 kg/cm2 untuk beton dengan 30% cementious dan 398 kg/cm2 untuk beton dengan 30% additive. Dan pada mutu beton K500 sebesar 568 kg/cm2 untuk beton tanpa Fly Ash, 443 kg/cm2 untuk beton dengan 30% cementious dan 628 kg/cm2 untuk beton dengan 30% additive. Dan absorbsi pada mutu beton K300 sebesar 0.384% untuk beton tanpa Fly Ash, 0.379% untuk beton dengan 30% cementious dan 0.363% untuk beton dengan 30% additive. Dan pada mutu beton K500 sebesar 0.276% untuk beton tanpa Fly Ash, 0.274% untuk beton dengan 30% cementious dan 0.259% untuk beton dengan 30% additive.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 20 Jul 2016 02:53
Last Modified: 20 Jul 2016 02:53
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/32440

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo