UMM Institutional Repository

KECEPATAN MOULTING KEPITING BAKAU (Scylla serrata) PADA BERAT YANG BERBEDA DENGAN METODE MUTILASI

ALVES, BENEDITO MANUEL (2010) KECEPATAN MOULTING KEPITING BAKAU (Scylla serrata) PADA BERAT YANG BERBEDA DENGAN METODE MUTILASI. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2010-beneditoma-19769-Pendahul-n.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2010-beneditoma-19769-BAB+I.pdf

Download (24kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April - Juni 2010 di Tambak Unit Pelaksana Teknis-Pengembangan Budidaya Air Payau (UPT-PBAP) Bangil, Pasuruan, Jawa-Timur. Kepiting bakau merupakan salah satu komoditas perikanan yang bernilai ekonomis tinggi baik di pasar domestik (dalam negeri)maupun pasar manca negara(luar negeri). Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kepiting Bakau (Scylla Serrata) berukuran berat (70-80 gram), (95-105 gram) dan (120-130 gram) yang didapatkan dari hasil tangkapan nelayan dari kawasan pantai asuruan-Jawa Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh mutilasi pada kepiting bakau (Scylla serrata) terhadap kecepatan moulting dan kelulushidupan (SR) dengan ukuran berat yang berbeda juga mendapatkan ukuran berat yang tepat untuk menghasilkan proses moulting yang tercepat. Tahapan dalam penelitian ini antara lain : persiapan alat dan bahan, persiapan benih kepiting bakau (Scylla serrata). Kepiting yang akan digunakan disortir dan ditimbang berat badan rata-rata (70-80 gram), (95-105 gram) dan (120-130 gram). Setelah kepiting disortir dan ditimbang dilakukan mutilasi (pemotongan kaki jalan dan capit). Kepiting yang telah dimutilasi ditebar pada keranjang wadah penelitian, diberi pakan dan diamati waktu kecepatan moulting dari setiap ukuran berat badan yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Data yang terkumpul adalah data primer dan Analisa data dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil kecepatan moulting kepiting bakau (Scylla serrata) rata-rata yang tercepat adalah pada perlakuan B dengan ukuran berat (70-80 gram) dengan waktu 17,3 hari kemudian diikuti oleh perlakuan C dengan ukuran berat (95-105 gram) dengan waktu 19 hari dan perlakuan D dengan ukuran berat (120-130 gram) dengan waktu 19,5 hari. Sedangkan moulting terlama terjadi pada perlakuan A sebagai kontrol dengan waktu 45,2 hari. Kelulushidupan (SR) rata-rata mencapai 74,4 %. Sebaiknya menggunakan kepiting bakau (Scylla serrata) yang berukuran (70-80 gram) dengan metode mutilasi karena lebih cepat moulting sehingga dapat menekan biaya produksi. Selain itu juga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan metode yang sama dengan ukuran berat di bawah 70 gram.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Agriculture and Animal Husbandry > Department of Animal Husbandry (54231)
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 18 Jul 2016 09:42
Last Modified: 18 Jul 2016 09:42
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/32390

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo