UMM Institutional Repository

ANALISIS KOMPARATIF USAHATANI PADI HIBRIDA DAN PADI NON HIBRIDA (Studi Kasus di Desa belung Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang)

MASLUKHIN, ANANG (2008) ANALISIS KOMPARATIF USAHATANI PADI HIBRIDA DAN PADI NON HIBRIDA (Studi Kasus di Desa belung Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2008-anangmaslu-14257-PENDAHUL-N.pdf

Download (665kB) | Preview

Abstract

Perluasan lahan sawah beririgasi untuk tanaman padi semakin sulit dan mahal. Bahkan luas areal lahan sawah, khususnya di pulau jawa cenderung menyusut sebagi akibat dari pembangunan sektor lain seperti perumahan, jalan, dan industri. Sementara produktivitas lahan dengan menggunakan varietas padi dan teknologi budidaya yang ada, semakin sulit ditingkatkan. Hal ini menyebakan melandainya laju penigkatan produktivitas padi secara nasional dan semakin sulitnya memenuhi permintaan beras yang terus menigkat sebagai akibat pertambahan jumlah penduduk. Padi hibrida dianggap sebagai solusi penigkatan produksi padi. Tujuan Penelitian ini untuk, 1) Untuk mengetahui perbedaan biaya, penerimaan usahatani padi hibrida, dan non hibrida dan, 2) mengatahui berapa besarnya pendapatan dan nilai efisiensi usahatani padi hibrida, dan non hibrida di Desa Belung Kec. Poncokusumo Kab. Malang. Penentuan daerah penelitian dilakukan dengan sengaja (purposive) yaitu di Desa Belung Kecamatan Poncokusumo dengan metode pengumpulan data menggunakan data primer. Respondeen di pilih di daerah ini karena pada waktu penenlitian petani didaerah setempat sedang mendapat bantuan benih padi hibrida. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah sengaja (purposive). Peneliti sengaja menggunakan metode ini karena peneliti dalam mengadakan penelitian tidak secara acak (random) melainkan secara disengaja dengan pertimbangan bahwa di Desa Belung Kecamatan Poncokusumo merupakan usaha tani padi hibrida dan non hibrida. Sedangkan jumlah responden petani padi hibrida yang mendapat bantuan benih dari pemerintah berjumlah 21 responden sedangkan petani non hibrida berjumlah 23 responden di Desa Belung Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Dari hasil penelitan ini menujukan bahwa terdapat beberapa biaya yang berbeda nyata besar pengeluarnya antara petani padi hibrida dan petani non hibrida. Biaya tersebut antara lain biaya tenaga kerja pra panen, dan biaya benih padi. Sedangkan rata-rata total biaya yang dikeluarkan petani padi hibrida sebesar Rp 6.216.240,97 selama satu kali proses usahatani padi. Dan rata-rata untuk biaya total petani padi non hibrida Rp 6.575.852,2. Produksi rata-rata yang diperoleh petani padi hibrida sebanyak 7379,11 per hektar dengan rata-rata harga 1909,12 / kg, jadi total penerimaanya sebesar 14.087.660,14 per hektar selama satu kali proses usahatani. Sedangkan untuk petani padi non hibrida produksi rata-rata yang diperoleh sebesar Rp 6967,64 per hektar dengan rata-rata harga 2004,35 / kg, jadi total penerimaan sebesar 13.965.571,28. Hasil analisis uji beda untuk rata-rata penerimaan didapatkan tigkat signifikan 0,558 (lihat lampiran), karena tingkat signifikan > 0,05, maka terima Ho dan tolak H1, yang berarti rata-rata penerimaan petani hibrida dan non hibrida tidak berbeda nyata.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Agriculture and Animal Husbandry > Department of Agribusiness (54201)
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 23 Jun 2016 07:37
Last Modified: 23 Jun 2016 07:37
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/32338

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo