UMM Institutional Repository

Analisis Trend dan Basis Komoditi Teh Jawa Timur

AJI, FARISQI BAYU (2009) Analisis Trend dan Basis Komoditi Teh Jawa Timur. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2009-farisqibay-17252-Pendahul-n.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Tanaman teh banyak ditanam di berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Indonesia saat ini menduduki posisi kelima sebagai negara produsen dan eksportir terbesar di Dunia. Indonesia juga memiliki banyak perusahaan baik milik pemerintah maupun swasta yang mengelola komoditas teh dari hulu hingga hilir. Sektor perkebunan teh di Jawa Timur, meski tidak sebesar tanaman pangan, telah memberikan andil dalam penguatan struktur pertanian di Jawa Timur. Perkebunan teh Jawa Timur telah menjadi sektor usaha unggulan yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang besar. Teh merupakan salah satu komoditi yang mempunyai peran strategis dalam perekonomian Indonesia. Komoditas teh sangat dibutuhkan oleh masyarakat dunia karena berbagai manfaat yang dimilikinya. Tingkat konsumsi teh dunia sangat besar. Ini merupakan peluang pasar bagi Indonesia untuk menjual komoditi tersebut. Dari paparan-paparan diatas, maka peneliti mengambil topik penelitian Analisis Trend dan Basis Komoditi Teh Jawa Timur. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dapat dirumuskan beberapa permasalahan yang timbul, yaitu: 1. Bagaimana trend perkembangan produksi dan produktivitas teh di Jawa Timur? 2. Bagaimana trend perkembangan produksi dan produktivitas teh Nasional? 3. Apakah teh merupakan basis produksi tanaman perkebunan di Jawa Timur? 4. Apakah teh merupakan basis komoditi ekspor tanaman perkebunan di Jawa Timur? Dalam penelitian ini lokasi ditentukan secara sengaja yakni Jawa Timur. Hal ini berdasarkan pertimbangan Jawa Timur merupakan salah satu propinsi yang menjadi salah satu produsen teh di Indonesia. Hal lain yang menjadi pertimbangan adalah ketersediaan data penelitian. Data utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait, seperti Bina Sarana Pertanian Departemen Pertanian (BPS Deptan), Dinas Perkebunan Provinsi Jatim, Dinas Perdagangan dan instansi-instansi lain yang berhubungan dengan penelitian ini. Dalam penelitian ini digunakan dua macam metode analisis. Untuk mengetahui perkembangan produksi dan produktivitas teh di Jawa Timur dan Nasional digunakan metode analisis trend yang dapat dirumuskan sebagai berikut: Y = a + bX. Dimana: Y adalah ramalan produksi/produktivitas teh di Jawa Timur dan Indonesia, a adalah konstanta, b adalah besarnya perubahan y untuk satu perubahan X, X adalah unit waktu. Sedangkan untuk mencari nilai a dan b, digunakan rumus: a = ��Y/n dan b = �� XY/�� X². Untuk mengetahui sektor basis dan non basis suatu daerah digunakan metode LQ, metode ini digunakan untuk mengidentifikasi sektor unggulan di suatu daerah. Untuk menghitungnya, maka digunakan rumus: LQ = Vi(s)/V(s) / Vir/Vr. Dimana : Vi(s) adalah volume produksi teh Jawa Timur, V(s) adalah jumlah volume produksi tanaman perkebunan Jawa Timur, Vir adalah volume produksi teh Nasional, Vr adalah jumlah volume produksi tanaman perkebunan Nasional. Sedangkan untuk menunjukkan perbandingan pangsa ekspor suatu komoditi di suatu daerah terhadap ekspor komoditi ditingkat nasional digunakan rumus: LQ = Ei(s)/E(s) / Eir/ Er. Dimana: Ei(s) adalah volume ekspor komoditi teh Jawa Timur, E(s ) adalah jumlah volume ekspor tanaman perkebunan Jawa Timur, Eir adalah volume ekspor komoditi teh Nasional, Er adalah jumlah volume ekspor Nasional. Kriterianya suatu daerah dapat dikatakan basis adalah : 1. Bila LQ > 1 menunjukkan sektor tersebut tergolong sektor basis di suatu daerah. 2. Bila LQ < 1 menunjukkan sektor tersebut tergolong sektor non basis di suatu daerah. 3. Bila LQ = 1 menunjukkan keswasembadaan sektor tersebut di suatu daerah. Dari pembahasan diperoleh hasil bahwa produksi teh di Jawa Timur cenderung mengalami penurunan, setiap tahunnya produksi teh Jawa timur mengalami penurunan yang sangat kecil sebesar -0,063% dan produktivitas teh Jawa Timur dari tahun ke tahun cenderung mengalami peningkatan yang sangat kecil, yaitu sebesar 0,00096%. Untuk produksi teh Nasional cenderung mengalami penurunan dari tahun ke tahun, penurunan produksi teh Nasional ini sebesar -0,0035 % dan untuk produktivitas teh Nasional cenderung mengalami penurunan yang sangat kecil sebesar -0,0028%. Untuk analisis komoditi teh sebagai basis komoditi perkebunan Jawa Timur diperoleh nilai LQ rata-rata diperoleh nilai 1,182. sedangkan untuk analisis komoditi teh sebagai basis komoditi ekspor diperoleh nilai LQ rata-rata sebesar 0,247.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture and Animal Husbandry > Department of Agribusiness (54201)
Depositing User: Mrs Fatimah Azzahra
Date Deposited: 22 Jun 2016 02:20
Last Modified: 22 Jun 2016 02:20
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/32307

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo