UMM Institutional Repository

ANALISIS PELAKSANAAN KEBIJAKAN BAN TUA N OPE RAS ION AL SEK OLAH DI SEKOLAH DASAR NEGERI BALEREJO 01 KECAMATAN KEBONSARI KABUPATEN MADIUN TAHUN 2009

SUSIATI, (2012) ANALISIS PELAKSANAAN KEBIJAKAN BAN TUA N OPE RAS ION AL SEK OLAH DI SEKOLAH DASAR NEGERI BALEREJO 01 KECAMATAN KEBONSARI KABUPATEN MADIUN TAHUN 2009. Masters (S2) thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummb--susiati083-28006-1-pendahul-n.pdf

Download (117kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummb--susiati083-28006-2-babi.pdf

Download (29kB) | Preview

Abstract

Pembimbing Utama: Dr. Masduki, M.Pd., Pembimbing Pendamping: Drs. Mujahidin, M.K.Pd. Program BOS dilatarbelakangi oleh kenaikan harga BBM yang mengakibatkan berdampak negatif terhadap akses masyarakat miskin terhadap Pendidikan Dasar Sembilan Tahun. Sesuai UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengamanatkan bahwa “Setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu dan pemerintah wajib memberikan layanan dan kemudahan serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi.”Langkah–langkah kebijakan yang diambil Pemerintah dalam mewujudkan sistem pendidikan di Indonesia antara lain: 1) Mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu bagi seluruh rakyat Indonesia. 2) Meningkatkan mutu pendidikan yang mempunyai daya saing tingkat nasional, regional maupun internasional. 3) Meningkatkan relevansi pendidikan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan global. 4) Membantu dan memfasilitasi pengembangan dan potensi anak secara utuh sejak usia dini,mengoptimalkan pembentukan kepribadian yang bermoral. 5) Meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas lembaga pendidikan. 6) Mendorong peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan berdasarkan prinsip otonomi dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berdasarkan latar belakang penelitian, maka yang menjadi rumusan masalah adalah: (1) Bagaimanakah mekanisme pelaksanaan BOS di SDN Balerejo 01 Kecamatan Kebonsari,(2) Bagaimanakah dampak pelaksanaan BOS di SDN Balerejo 01 Kecamatan Kebonsari . Pelaksanaan Program BOS di SDN Balerejo 01 menunjukkan bahwa BOS tahun 2009 untuk SDN Balerejo 01 dilaksanakan dengan transparan namun ada beberapa catatan yakni: hasil penelitian mengungkapkan BOS tahun 2009 untuk SD Negeri Balerejo 01 sebesar Rp. 51.213.000 dari jumlah tersebut (1,20 %) untuk pembiayaan PSB, (11,18 % ) pembelian buku referensi dan pembelian buku teks pelajaran (18,94 %) pembiayaan kegiatan kesiswaan, ( 10,37 %) pembiayaan UH, (2,68 % ) pembelian bahan habis pakai, (4, 69 %) pembiayaan langganan dan jasa, (14,06 %) pembiayaan perawatan gedung sekolah, (16,4 %) pembayaran tenaga honorer GTT/ PTT, (12,89 %) pengembangan profesi guru, (0,88 %)bantuan transportasi siswa miskin, (2,81 %) pengelolaan, (3,90 % ) pembelian alat peraga. Dampak program BOS ternyata dapat: 1) Memperkuat keuangan sekolah; 2) Mengurangi keterbatasan anggaran sekolah dengan demikian dapat meningkatkan kapasitas sekolah untuk memenuhi biaya operasional sekolah; 3) Meningkatkan kuantitas sarana pendidikan sehingga akan dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar siswa; 4)Mengurangi beban biaya pendidikan bagi siswa kurang mampu; 5) Memperkuat kemampuan sekolah dalam memberikan materi pembelajaran dan kegiatan tambahan kepada siswa dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan; 6) Mengurangi beban biaya sekolah sehingga dapat mengurangi angka putus sekolah. Hambatan pelaksanaan BOS antara lain Penyaluran BOS sering terlambat, hal ini sangat mengganggu kegiatan belajar mengajar. Padahal satu-satunya sumber dana sekolah hanya dari kucuran dana BOS. Jumlah anggaran perlu ditingkatkan serta realisasi penyaluran dana BOS yang dilakukan tiap tri bulan di awal bulan harus dapat terwujud, hal ini dimaksudkan agar efektif. Kesimpulan penelitian dalam pelaksanaan BOS di SDN Balerejo 01 ini adalah: 1)Dapat memperkuat keuangan sekolah; 2) Mengurangi keterbatasan anggaran sekolah dengan demikian dapat meningkatkan kapasitas sekolah untuk memenuhi biaya operasional sekolah; 3) Meningkatkan kuantitas dan kualitas sarana pendidikan sehingga akan dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar siswa; 4)Mengurangi beban biaya pendidikan bagi siswa kurang mampu; 5) Memperkuat kemampuan sekolah dalam memberikan materi pembelajaran dan kegiatan tambahan kepada siswa dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan. Meskipun belum semua siswa miskin /tidak mampu memperoleh layanan pendidikan secara memadai yang berasal dari dana BOS, kepastian bahwa siswa miskin akan mendapatkan manfaat berupa biaya sekolah akan lebih murah, selain itu program BOS telah memberikan kontribusi Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun (Wajar Dikdas 9 tahun).

Item Type: Thesis (Masters (S2))
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Postgraduate > Master of Education Policy and Development (86104)
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 16 Jun 2016 06:40
Last Modified: 16 Jun 2016 06:40
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/32181

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo