UMM Institutional Repository

TINJAUAN YURIDIS SOSIOLOGIS PENYELESAIAN SENGKETA PENCEMARAN DAN PERUSAKAN LINGKUNGAN (Studi Kasus, Putusan: No: 103 K/TUN/2010, No 2710/K.Pdt/2008, No 11/Pid/2009/PT.TK, Mediasi antara PT CSI Dengan Masyarakat Rejoso Pasuruan)

Alansori, Muhtaro Ludfi (2012) TINJAUAN YURIDIS SOSIOLOGIS PENYELESAIAN SENGKETA PENCEMARAN DAN PERUSAKAN LINGKUNGAN (Studi Kasus, Putusan: No: 103 K/TUN/2010, No 2710/K.Pdt/2008, No 11/Pid/2009/PT.TK, Mediasi antara PT CSI Dengan Masyarakat Rejoso Pasuruan). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummb--muhtarolud-28260-1-pendahul-n.pdf

Download (503kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummb--muhtarolud-28260-2-babi.pdf

Download (368kB) | Preview

Abstract

Latar belakang Penelitian ini adalah semakin meningkatnya pencemaran dan perusakan lingkungan yang mengakibatkan bencana alam semakin banyak, juga maraknya kasus lingkungan yang diselesaikan secara Litigasi maupun Non Litigasi. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui hambatan penyelesaian sengketa pencemaran dan perusakan lingkungan baik secara Litigasi maupun Non Litigasi serta bagimana upaya mengatasi hambatan dalam penyelesaian sengketa dengan mengambil contoh beberapa Putusan Pengadilan serta kasus yang diselesaikan secara Mediasi, antara lain; Putusan Nomor: 103 K/TUN/2010, Putusan Nomor:2710/k.Pdt/2008, Putusan Nomor: 11/Pid/2009/PT.TK, sedangkan untuk penyelesaian secara Non litigasi dengan contoh penyelesaian sengketa dengan cara mediasi Antara PT CSI dengan Masyarakat Jarangan dan Patuguran Pasuruan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengunakan dua pendekatan yaitu pendekatan yuridis normatif untuk penyelesaian sengketa lingkungan secara Litigasi dan pendekatan sosiologis untuk penyelesaian sengketa lingkungan secara Non Litigasi. Dari hasil Penelitian ditemukan hambatan dalam penyelesaian sengketa pencemaran dan perusakan lingkungan baik litigasi maupun non litigasi antara lain; Masalah pembuktian tindak pencemaran dan perusakan lingkungan, Sarana dan prasarana pengujian limbah yang kurang memadai, kurangnya ahli dibidang kimia untuk pembuktian pencemaran, mahalnya biaya uji laboratorium selain itu juga penguasaan materi terkait dengan Hukum lingkungan sangat minim sekali baik oleh Masyarakat sebagai korban, Organisasi lingkungan yang mempunyai Ius standi (Hak gugat), serta aparat penegak Hukum kepolisian, Jaksa, Hakim serta Penasehat Hukum. Sedangkan penyelesaian sengketa lingkungan secara mediasi secara formalitas dapat dilaksanakan dengan baik akan tetapi implementasi di masyarakat pelaksanaan dari kesepakatan masih minim, terbukti dengan pencemaran yang masih berlanjut sampai saat ini, hal ini dikarenakan pengawasan yang intens atau berlanjut tidak ada sedangkan untuk mengatasi hambatan yang ada diperlukan koordinasi yang baik antara aparat penegak hukum, masyarakat pemerintah dan LSM.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law (74201)
Depositing User: Mrs Fatimah Azzahra
Date Deposited: 16 Jun 2016 04:00
Last Modified: 16 Jun 2016 04:00
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/32163

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo