UMM Institutional Repository

INTERNALISASI NILAI-NILAI AJARAN ISLAM MELALUI PENDIDIKAN BUDI PEKERTI: Studi di SDN Kauman I Kota Malang

Soelasnoko, (2012) INTERNALISASI NILAI-NILAI AJARAN ISLAM MELALUI PENDIDIKAN BUDI PEKERTI: Studi di SDN Kauman I Kota Malang. Masters (S2) thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummb--soelasnoko-28267-1-pendahul-n.pdf

Download (237kB) | Preview

Abstract

Internalisasi nilai-nilai ajaran Islam melalui Pendidikan Budi Pekerti memiliki peranan yang urgen dalam pembentukan kepribadian peserta didik. Penelitian ini difokuskan terhadap internalisasi nilai-nilai ajaran Islam melalui Pendidikan Budi Pekerti di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kauman 1 Kota Malang. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui nilai-nilai ajaran Islam yang diinternalisasi melalui Pendidikan Budi Pekerti di SDN Kauman 1 Kota Malang, 2) untuk mengetahui strategi dalam internalisasi nilai-nilai ajaran Islam melalui Pendidikan Budi Pekerti di SDN Kauman 1 Kota Malang, 3) untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dalam internalisasi nilai-nilai ajaran Islam melalui Pendidikan Budi Pekerti di SDN Kauman 1 Kota Malang Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif-kualitatif untuk menjawab pertanyaan tentang tujuan penelitian di atas. Dalam hal ini, peneliti adalah sebagai instrumen utama. Data penelitian ini berupa informasi-informasi tentang nilai-nilai ajaran Islam, strategi, dan faktor-faktor dalam internalisasi nilai-nilai ajaran Islam melalui Pendidikan Budi Pekerti di SDN Kauman 1 Kota Malang. Dalam mengumpulkan data melalui observasi, peneliti menggunakan media perekam, pedoman wawancara, dan catatan lapangan. Dalam penelitian ini, trianggulasi sumber data, data, teori, dan metodologi diterapkan untuk mengecek keabsahan data. Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum internalisasi nilai-nilai ajaran Islam melalui Pendidikan Budi Pekerti yang terjadi di SDN Kauman 1 sangat baik. 1) Nilai-nilai ajaran Islam yang diinternalisasikan melalui Pendidikan Budi Pekerti meliputi: a) dalam hal ibadah peserta didik bersikap membiasakan diri membaca doa-doa harian anak muslim, menghafal asmaul husna., berwudu tanpa diperintah, ,berpakaian rapi dan sopan dalam melakukan sholat, sholat, menguasai bacaan-bacaan sholat serta dzikir setelah sholat, membaca al-quran, menghafal surat-surat pendek/ juz amma, menulis huruf-huruf hijaiyah; b) dalam akhlak peserta didik terhadap orang tua bersikap dan berbicara dengan sopan., menghormati tamu, menghormati guru, menyayangi teman, santun terhadap kerabat, sikap peserta didik terhadap pribadi diantaranya terbiasa tidur dengan baik, makan minum dengan benar, berpakaian dengan benar, bertetangga dengan baik, berbuat dan berbicara dengan jujur, bersifat pemaaf dan sabar, tidak dzalim dan tidak dusta, tidak malas dan hemat, sopan santun di rumah, tidak sombong, tidak marah, tidak berburuk sangka, berperilaku terpuji, tidak dendam, terbiasa hidup bersih dan sehat, dan melestarikan lingkungan 2) Strategi Internalisasai Nilai-nilai Ajaran Islam melalui Pendidikan Budi Pekerti di SDN Kauman 1 Malang a). Pertama, nilai-nilai ajaran Islam sebagai materi Pendidikan Budi Pekerti terlebih dahulu dimusyawarahkan dalam rapat bersama antara kepala sekolah dengan dewan guru, b) Kedua, lembaga menyosialisasikan kepada komite sekolah dan para orang tua tentang aplikasi internalisasi nilai-nilai ajaran Islam melalui Pendidikan Budi Pekerti. Komite sekolah turut serta dalam memberi penguatan khususnya program Pendidikan Budi Pekerti. Orang tua sebagai mitra sekolah dalam mendidik peserta didik dengan cara membaca dan mengisi secara obyektif dan menandatangani tugas program tindak lanjut, internalisasi budi pekerti islami, pelaksanaan sholat, data perkembangan hafalan siswa, dan kartu prestasi al quran yang terdapat dalam buku panduan Pendidikan Budi Pekerti. c) Ketiga, lembaga memberi sosialisai terhadap peserta didik tentang aplikasi Pendidikan Budi Pekerti dilaksanakan setiap hari baik di sekolah maupun di rumah. Saat di sekolah peserta didik harus memiliki sikap, perbuatan, dan ucapan yang terpuji, aktif mengikuti kegiatan pembiasaan dan kegiatan keteladanan mulai masuk halaman sampai meningglkan halaman sekolah. Tatap muka satu minggu sekali wajib diikuti oleh peserta didik. Saat di rumah peserta didik mengerjakan tugas, membuat laporan, menulis dan menyambung huruf hijaiyah/ al quran, membaca doa dalam setiap kegiatan, melaksanakan sholat berjamaah, menghafalkan asmaul husnah, dan menghafalkan surat-surat juz amma, d. Keempat, Pembina Pendidikan Budi Pekerti menghimpun rata-rata nilai ulangan harian ditambah rata-rata nilai tugas harian kemudian dibagi dua. Nilai Pendidikan Budi Pekerti dibuat dalam laporan tersendiri dan dibagikan bersamaan pembagian rapor. 3) Faktor-faktor pendukung dalam internalisasi nilai-nilai ajaran Islam melalui Pendidikan Budi Pekerti, meliputi: a).Kurikulum, sebagai landasan internalisasi nilai-nilai ajaran Islam melalui Pendidikan Budi Pekerti. Kegiatan Pembiasan berisi nilai-nilai ajaran Islam tentang hubungan antara sesama manusia (habumminannas) juga hubungan antara manusia dengan Sang Chaliq (hablumminallah ). Kegiatan Keteladanan berupa pembinaan ketertiban pakaian seragam, kedisiplinan, penanaman nilai-nilai akhlak dan tata krama melalui pembiasaan 5S (salam, senyum, sapa, sopan, dan santun b) Program Unggulan insan saleh merupakan program pengkaderan insan shaleh untuk mewujudkan (salimul aqidah), (sahihul ibadah) dan berakhlak mulia. c) Pendidikan Budi Pekerti bertujuan: menghasilkan lulusan yang berwawasan luas, beriman, bertaqwa, dan berakhlaqul karimah. Saran-saran 1) nilia-nilai ajaran Islam berupa aqidah maupun ibadah sebaiknya dirinci lebih detail lagi agar rincian itu lebih dapat memahamkan kepada peserta didik, 2) dalam strategi evaluasi sebaiknya melibatkan pihak tokoh masyarakat dan tokoh agama Islam sehingga hasilnya lebih baik, 3) dalam faktor-faktor pendukung sebaiknya lembaga memfasilitasi bangunan mushola atau masjid yang representative sebagai sarana pelaksanaan sholat duha maupun sholat dzuhur, dalam peringatan Hari Besar Islam perlu disisipkan safari ke masjid-masjid dan panti-panti asuhan di wilayah Kota Malang agar peserta didik tertanam kecintaan terhadap masjid-masjid serta lebih dekat dengan anak-anak panti asuhan..

Item Type: Thesis (Masters (S2))
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Postgraduate > Master of Islam Religion Education (86131)
Depositing User: Mrs Fatimah Azzahra
Date Deposited: 16 Jun 2016 03:26
Last Modified: 16 Jun 2016 03:26
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/32143

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo