UMM Institutional Repository

GAYA KEPEMIMPINAN KYAI LUKMAN AL-KARIM DALAM PENGEMBANGAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM (Studi Kasus di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang)

RUSMINI, (2012) GAYA KEPEMIMPINAN KYAI LUKMAN AL-KARIM DALAM PENGEMBANGAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM (Studi Kasus di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang). Masters (S2) thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummb--rusmini091-28265-1-pendahul-n.pdf

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummb--rusmini091-28265-2-babi.pdf

Download (48kB) | Preview

Abstract

Kajian kepemimpinan merupakan sesuatu yang tidak hanya bisa dipelajari, diteliti bahkan bisa dikenal kecenderungan tipe, gaya ataupun perilaku kepemimpinan seseorang yang paling menonjol sekaligus, yang berperan penting dalam kesuksesannya memimpin lembaga yang dipimpinnya. Seseorang sukses menjadi pimpinan pondok pesantren bisa jadi karena strategi yang digunakan, tetapi juga karena ciri atau sifatnya yang menonjol dari dalam diri pribadinya. Untuk itu, dalam penelitian ini, peneliti akan mencoba mengkaji secara mendalam tentang bagaimana strategi kepemimpinan serta hal-hal yang berkaitan dengan tipe kepemimpinan Kyai Lukman dalam mengembangkan lembaga pendidikan Islam yang beliau pimpin, yakni Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif, melalui data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi akan dikaji tentang ide-ide pemikiran Kyai Lukman dalam mengembangkan dan memajukan pesantren yang dipimpinnya. Adapun sumber data sekunder dapat berupa hasil-hasil penelitian sebelumnya tentang masalah yang sejenis maupun yang berkaitan dengan strategi kepemimpinan kyai dalam mengelola pesantren. Peneliti melakukan analisis data ketika masih dalam proses maupun pada saat selesai mengumpulkan data di lapangan, yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini adalah: (1) Di dalam memimpin pesantren serta mempertahankan eksistensi lembaga pendidikan yang ia sendiri sebagai penggeraknya, Kyai Lukman Al Karim menggunakan strategi-strategi berikut: (a) Strategi Kyai Lukman Al Karim dalam mengelola Dana Pendidikan. Kyai Lukman Al Karim menggunakan beberapa macam bentuk pendanaan, yaitu: Pertama, dana Pribadi, adalah dana yang langsung dikeluarkan dalam bentuk uang maupun lainnya untuk membiayai sekolah, kuliah, pembelian buku, dan kebutuhan hidup setiap hari. Kedua, dana hasil usaha Pesantren. Untuk menopang kebutuhan pesantren, Kyai Lukman Al Karim tidak pernah mengharapkan atau bahkan bergantung bantuan dari luar, tetapi berani memiliki kemandirian dengan didirikannya berbagai usaha bisnis yang kemudian keuntungannya dialokasikan untuk kepentingan pesantren yang ia pimpin. (b) Strategi Kyai Lukman Al Karim dalam Meningkatkan Kualitas SDM Pengurus Pesantren. Strategi kepemimpinan Kyai Lukman dalam meningkatkan kualitas SDM di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh adalah: Pertama, menanamkan sikap wara‘, uswatun hasanah (teladan) dan riyadloh (tirokat) kepada setiap santri, pengurus dan dewan asatizh. Kedua, mampu menumbuhkan kesadaran pengikutnya mengenai pentingnya hasil sebuah pekerjaan dan lebih mengutamakan kepentingan pondok pesantren dari pada kepentingan pribadi, mampu memotivasi bawahan untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas keilmuan mereka. Ketiga, selalu memberikan dukungan dan kepercayaan kepada bawahan dalam menjalankan tugas mereka. Di samping itu, Kyai memberikan perhatian dan berusaha meningkatkan kebutuhan dan kesejahteraan bawahan. (c) Strategi Kyai Lukman dalam Mengembangkan Kurikulum Pembelajaran di Pesantren. dalam mengembangkan metode pembelajarannya, Kyai Lukman menggunakan beberapa metode, yaitu: Pertama, metode tradisional. Metode ini digunakan dalam pembelajaran di Pesantren Bahrul Maghfiroh dalam berbagai bentuk, seperti metode sorogan, yaitu metode yang ditempuh dengan cara guru menyampaikan pelajaran kepada santri secara individual. Kemudian metode wetonan atau disebut bendongan, yakni metode pengajaran dengan cara guru membaca, menerjemahkan, menerangkan dan mengulas buku-buku Islam dalam bahasa Arab, sedang santri mendengarkannya. Kedua, metode kombinatif. Untuk menghadapi perkembangan metode yang diterapkan dalam lembaga pendidikan modern, 2. Tipe kepemimpinan Kyai Lukman Al Karim. Dari berbagai macam persepsi tersebut, peneliti dapat mengklasifikasikan bahwa Kyai Lukman Al Karim memiliki sifat-sifat pemimpin kharismatik, transformasional.

Item Type: Thesis (Masters (S2))
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Postgraduate > Master of Islam Religion Education (86131)
Depositing User: Mrs Fatimah Azzahra
Date Deposited: 16 Jun 2016 03:22
Last Modified: 16 Jun 2016 03:22
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/32139

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo