UMM Institutional Repository

PERBEDAAN POST POWER SYNDROME MASA PENSIUN DITINJAU DARI JENIS KELAMIN

Andardini, Ria (2012) PERBEDAAN POST POWER SYNDROME MASA PENSIUN DITINJAU DARI JENIS KELAMIN. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummb--riaandardi-27591-2-babi.pdf

Download (143kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummb--riaandardi-27591-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Post Power Syndrome merupakan gejala kejiwaan yang kurang stabil dan muncul tatkala seseorang turun dari jabatan yang dimiliki sebelumnya. Post power syndrome hampir selalu dialami orang yang sudah pensiun dari pekerjaannya, khususnya bagi individu yang tidak mampu menerima kenyataan yang ada. Post power syndrome bisa dialami, baik oleh laki-laki maupun perempuan., tergantung dari berbagai faktor, seperti ciri kepribadian, penghayatan terhadap makna dan tujuan kerja, pengalaman selama bekerja, pengaruh lingkungan keluarga dan budaya. Dalam menanggapi post power syndrome pun, laki-laki dan perempuan mempunyai pandangan sendiri, hal ini terkait dengan pandangan dalam masyarakat tentang kewajiban dan tuntutan seorang laki-laki untuk bekerja, sedangkan perempuan tidak diwajibkan dan tidak dituntut untuk bekerja. Pada penelitian ini terdapat dua variabel yaitu post power syndrome sebagai variabel terikat dan jenis kelamin sebagai variabel bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan post power syndrome masa pensiun ditinjau dari jenis kelamin. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Instrumen yang dipakai adalah skala post power syndrome yang dikembangkan dengan menggunakan skala likert. Sampel penelitian adalah laki-laki dan perempuan yang telah memasuki masa pensiun dengan rincian laki-laki sebanyak 30 orang dan perempuan sebanyak 30 orang jadi total adalah 60 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dari hasil penelitian, diperoleh indeks validitas item untuk skala post power syndrome berkisar antara 0,665-0,955. Reliabilitas item untuk skala post power syndrome adalah 0,978-0,988. Adapun teknik analisa yang digunakan adalah dengan uji-t atau t-test. Dari hasil analisis diperoleh t = 3,569 dan p = 0,001, berarti hipotesa penelitian diterima yaitu ada perbedaan post power syndrome masa pensiun yang sangat signifikan ditinjau dari jenis kelamin. Hal ini dibuktikan dengan hasil rerata post power syndrome pada laki-laki lebih tinggi (x ̅ = 118,1) dibanding perempuan (x ̅ = 70,03).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Mrs Fatimah Azzahra
Date Deposited: 14 Jun 2016 07:57
Last Modified: 14 Jun 2016 07:57
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/32013

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo