UMM Institutional Repository

STRES DAN STRATEGI COPING PADA ORANG TUA ETNIS CHINA YANG MEMILIKI ANAK AUTIS

Rini, Afinia Sandhya (2011) STRES DAN STRATEGI COPING PADA ORANG TUA ETNIS CHINA YANG MEMILIKI ANAK AUTIS. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-afiniasand-22730-BAB+1.pdf

Download (29kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-afiniasand-22730-Pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Memiliki anak autis sering kali membuat stres pada orang tua, karena orang tua akan merasa malu, cemas dan khawatir terhadap masa depan anaknya. Belum lagi apabila orang tua yang berasal dari etnis China yang memiliki kepercayaan bahwa anak cacat merupakan kutukan atau karma dari leluhurnya dapat menambah stres dan beban psikis orang tua karena akan dikucilkan, dimarahi, dan dihina oleh keluarga dan kerabat akibat kelalaian terhadap leluhur. Dengan stres yang ada, para orang tua akan melakukan berbagai cara atau coping untuk mengatasi stres yang dialaminya tersebut, baik dengan Problem-focused coping atau Emotion Focused coping. Oleh sebab itu penelitian ini sendiri memiliki tujuan antara lain untuk mengetahui gambaran stres yang dirasakan orang tua Etnis China yang memiliki anak-anak penyandang autis dan jenis strategi coping yang digunakan. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan adalah orang tua yang mengalami stres ketika anaknya didiagnosa autis dan berasal dari etnis China Tionghoa yang masih memiliki kepercayaan bahwa memiliki anak cacat merupakan kutukan atau karma dari leluhurnya. Jumlah subjek yang digunakan sebanyak 6 orang atau 3 pasang suami-istri. Pada penelitian ini, metode yang dilakukan adalah teknik wawancara (interview) dan untuk memperoleh data awal, peneliti menggunakan check list. Pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan teknik triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan subjek mengalami berbagai bentuk reaksi stres, yaitu dalam bentuk reaksi emosional seperti ingin marah dan takut, reaksi fisik seperti sakit kepala dan susah tidur, dan reaksi perilaku seperti tidak percaya dengan orang lain dan malu. Hal ini dikarenakan ketidaksiapan dan tidak bisa menerima kondisi anaknya yang autis, selain itu adanya kepercayaan bahwa memiliki anak cacat merupakan kutukan dari leluhur sehingga membuat subjek dikucilkan, dihina, dan dimarahi oleh pihak keluarga dan kerabat. Sedangkan dalam menangani stres tersebut, subjek melakukan beberapa bentuk coping yaitu dengan problem focused coping seperti menyekolahkan anaknya, membawa ke ahli terapi, mencari info atau saran dari orang lain dan emotion focused coping, seperti berdoa dan menyembah para leluhur, dan berusaha lebih sabar.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 14 Jun 2016 05:41
Last Modified: 14 Jun 2016 05:41
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/31951

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo