UMM Institutional Repository

PENGARUH AKAR PASAK BUMI (Eurycoma Longifolia) TERHADAP PENURUNAN KADAR SERUM GLUTAMIC OXSALOASETIC TRANSAMINASE (SGOT) DAN SERUM GLUTAMIC PYRUVIC TRANSAMINASE (SGPT) PADA TIKUS PUTIH (Rattus novergicus Strain Wistar) YANG DIINDUKSI KARBON TETRAKLORIDA

SHIYAMITA, DIAN (2011) PENGARUH AKAR PASAK BUMI (Eurycoma Longifolia) TERHADAP PENURUNAN KADAR SERUM GLUTAMIC OXSALOASETIC TRANSAMINASE (SGOT) DAN SERUM GLUTAMIC PYRUVIC TRANSAMINASE (SGPT) PADA TIKUS PUTIH (Rattus novergicus Strain Wistar) YANG DIINDUKSI KARBON TETRAKLORIDA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-dianshiyam-23475-BAB+1.pdf

Download (140kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2011-dianshiyam-23475-PENDAHUL-N.pdf

Download (288kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang : Kerusakan hati dapat meliputi kerusakan struktur maupun gangguan fungsi hati. Kerusakan hati salah satunya dapat disebabkan oleh hepatoksin yaitu CCl4. Hepatoksin ini dapat menyebabkan peningkatan kadar SGOT dan SGPT pada hati. Akar pasak bumi (Eurycoma Longifolia) mengandung senyawa golonganalkaloid, tirucallane-type triterpen, biphenylneolignan, 14,15beta-dihydroxyklaineanone yang termasuk golongan quassinoid. Senyawa inidapat berperan dalam memperbaiki peroksidasi lipid sehingga mencegah nekrosis dari sel. Tujuan: Untuk membuktikan adanya pengaruh ekstrak akar pasak bumi terhadap penurunan kadar SGOT dan SGPT pada tikus putih yang diinduksi CCl4. Metode :Jenis penelitian eksperimental, populasi tikus putihjantan dengan sampel 25 ekor yang terbagi menjadi5 kelompok perlakuan.CCl4 diberikan dengan injeksi sub kutan dengan dosis 1,3 mg/kg BB. Ekstrak akar pasak bumidiberikan dengan 750 mg/Kg, 1000 mg/kg, dan 1250 mg/kg. Hasil : Hasil uji One Way Anova menunjukan penurunan kadar SGOT dan SGPT tikus putih secara sangat bermakna (p< 0,01) dengan pemberian ekstrak akar pasak bumi. Koefisien korelasimenunjukan korelasi SGOT = -0,959 dan SGPT =-0,927 yang menunjukkan terjadinya korelasi berbanding terbalik, yakni kenaikan dosis ekstrak akar pasak bumi menyebabkan penurunan kadar SGOT dan SGPT tikus putih.Dari hasil uji regresi menunjukkan koefisien determinanSGOT = 0, 919 dan SGPT = 0,860. Penurunan kadar SGOT dan SGPT telah mencapai kadar normal dengan dosis 1250 mg/kg BB. Kesimpulan : Pemberian ekstrak akar pasak bumi dapat menurunkan kadar SGOT dan SGPT tikus putih yang diinduksi CCl4.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Medicine (11201)
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 09 Jun 2016 01:25
Last Modified: 09 Jun 2016 01:25
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/31652

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo